Loading...
You are here:  Home  >  Headlines  >  Artikel ini

1 Oktober 2016, Penjual Bensin Ecer di Jepara Tak Boleh Jual Premium



Reporter:    /  @ 22:02:02  /  29 September 2016

    Print       Email
Warga mengisi bahan bakar di salah satu SPBU di Kabupaten Jepara. (MuriaNewsCom/Wahyu KZ)

Warga mengisi bahan bakar di salah satu SPBU di Kabupaten Jepara. (MuriaNewsCom/Wahyu KZ)

MuriaNewsCom, Jepara – Mulai 1 Oktober 2016, program pembatasan penggunaan premium berupa Premium Dry oleh Pertamina diberlakukan. Selain dilakukan dengan pengurangan nozzle di seluruh SPBU, pembatasan dilakukan dengan larangan pembelian premium menggunakan jeriken.

“Ini juga yang diterapkan pada seluruh SPBU di Jepara. Sebelumnya, SPBU telah mengurangi nozzle premium di 21 SPBU. Sementara larangan membeli premium menggunakan jeriken diberlakukan mulai 1 Oktober 2016. Sehingga para pengecer yang biasa membeli premium menggunakan jeriken harus beralih ke Pertalite atau Pertamax,” ujar Kordinator SPBU Jepara, Winarso kepada MuriaNewsCom, Kamis (29/9/20160.

Pihaknya mengaku telah mengirim tembusan pada Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Desperindag) Jepara pada Senin (25/9/2016) lalu. Disperindag mendukung program Premium Dry berupa pelarangan pembelian premium menggunakan jeriken. “Kalau masih ada yang mau mengisi premium dengan jeriken kami alihkan ke Pertalite atau Pertamax,” katanya.

Guna memantapkan program tersebut, pengelola SPBU melakukan pertemuan di salah satu hotel yang berdekatan dengan SPBU Bulu. Pertemuan dihadiri pengawas yang terdiri dari perwakilan seluruh SPBU Jepara. Sebelumnya pihaknya telah melakukan sosialisasi ke masyarakat yang biasa membeli premium dengan drigen. Sosialisasi dengan pengenalan pertalite atau pertamax.

Sehingga, meski program Premium Dry belum dimulai, banyak pengecer yang sudah mulai beralih. Ini dibuktikan dengan menurunnya komsusi premium dan meningkatnya pengguna pertamax dan pertalite. Misalnya, pertalite yang semula hanya di bawah 2.000 liter perhari, sekarang sudah di atas 2.000 liter.

Editor : Akrom Hazami

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

bupati pati e

Baliho Bakal Calon Bupati Pati Terpasang di Pohon Pakai Paku di Kudus

Selengkapnya →