Loading...
You are here:  Home  >  Headlines  >  Artikel ini

KPU Beri Kesempatan Parpol Cabut Dukungannya untuk Haryanto-Arifin dan Usung Calon Lain



Reporter:    /  @ 20:05:44  /  29 September 2016

    Print       Email
Komisioner KPU Pati mengundang pimpinan parpol di Pati untuk menyosialisasikan Surat Edaran KPU RI Nomor 533/IX/2016, Kamis (29/09/2016). (MuriaNewsCom/Lismanto)

Komisioner KPU Pati mengundang pimpinan parpol di Pati untuk menyosialisasikan Surat Edaran KPU RI Nomor 533/IX/2016, Kamis (29/09/2016). (MuriaNewsCom/Lismanto)

MuriaNewsCom, Pati – Partai politik di Pati diberikan kesempatan untuk mengusung calon lain, selain paslon Haryanto-Saiful Arifin. Hal itu dikatakan Ketua KPU Kabupaten Pati Much Nasich, Kamis (29/09/2016).

Kesempatan itu diberikan, sesuai dengan Surat Edaran KPU RI Nomor 533/IX/2016 tentang Perpanjangan Masa Pendaftaran Pasangan Calon dalam Pilkada Tahun 2017 yang turun pada 27 September 2016. “Dalam surat edaran itu dijelaskan, mekanisme paslon satu calon tunggal ketika dilakukan penutupan pada 23 September 2016, kita diminta untuk memperpanjang,” ujar Nasich.

Akibat turunnya surat edaran tersebut, KPU Pati akan memperpanjang pendaftaran Paslon Bupati dan Wakil Bupati Pati selama tiga hari, yakni 2-4 Oktober 2016. Sesuai dengan surat edaran dalam poin 2A, parpol diberi kesempatan untuk mencabut dukungannya kepada calon tunggal dan mengusung calon lain.

Hal itu diharapkan untuk menghindari adanya calon tunggal pada Pilkada Pati 2017. Namun, Nasich mengaku bila semua keputusan ada di tangan parpol. Kendati diberi kesempatan, bila parpol tidak mau mencabut, pesta demokrasi dengan calon tunggal tetap akan dihelat.

“Setelah surat edaran ini turun, penetapan penundaan dilakukan pada 28 September, sosialisasi dilakukan pada 29 September sampai 1 Oktober dan perpanjangan pendaftaran pada 2-4 Oktober. Kita hanya menjalankan aturan dari KPU RI,” tutur Nasich.

Dengan demikian, Pilkada Pati 2017 belum bisa dipastikan akan berlangsung dengan calon tunggal atau tidak. Sebab, parpol diberikan kesempatan untuk mencabut dukungannya kepada paslon tunggal dan membentuk koalisi baru. Koalisi baru pengusung calon lain tersebut harus memiiki kursi setidaknya 20 persen di DPRD Pati.

Editor : Kholistiono

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

bupati pati e

Baliho Bakal Calon Bupati Pati Terpasang di Pohon Pakai Paku di Kudus

Selengkapnya →