Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Grobogan  >  Artikel ini

Mendesak Dilakukan Penanganan, Jalan Longsor di Kelurahan Kunden Grobogan Sudah Sebabkan Rumah Warga Roboh



Reporter:    /  @ 19:30:14  /  29 September 2016

    Print       Email
Seorang warga (kanan) menunjukkan lokasi rumah warga di Kelurahan Kunden yang roboh akibat bencana longsor, Kamis (29/09/2016). (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Seorang warga (kanan) menunjukkan lokasi rumah warga di Kelurahan Kunden yang roboh akibat bencana longsor, Kamis (29/09/2016). (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom,Grobogan – Sejumlah warga di Kelurahan Kunden, Kecamatan Wirosari,Grobogan meminta agar penanganan bencana longsor yang menimpa ruas jalan Nusa Indah segera dikerjakan. Sebab, longsoran jalan itu kondisinya makin parah.

Bahkan, akibat longsoran ini sempat menyebabkan dua rumah yang ada di situ roboh pada Rabu (28/09/2016). Dua rumah yang roboh tersebut milik Witono (57) dan Siti Rohmah (76), warga setempat.

Robohnya rumah tersebut disebabkan tanah di bawah bangunan terkikis derasnya air sungai Tirta yang ada di samping ruas jalan tersebut. Dua rumah yang roboh ini posisinya memang berdekatan dengan pinggiran sungai.

“Longsornya jalan ini bikin repot sekali. Kami berharap, bencana longsor ini bisa ditangani lebih serius. Sebab, longsornya ruas jalan ini sudah berlangsung lama,” kata Teguh, warga setempat.

Seperti diketahui, peristiwa longsornya ruas jalan Nusa Indah Kelurahan Kunden itu terjadi 26 April 2014 lalu. Peristiwa ini menyebabkan lima rumah warga retak dan satu rumah lainnya terpaksa dirobohkan pemiliknya karena khawatir ikut longsor ke dalam sungai yang ada di sebelahnya.

Akibat peristiwa ini, jalan penghubung ke beberapa desa tersebut putus total dan menyebabkan warga harus mencari jalur alternatif dengan jarak tempuh yang lebih jauh.

Jalan longsor sepanjang 30 meter dengan kedalaman sekitar sembilan meter itu sebelumnya sudah pernah diuruk dan dibuatkan talud di pinggir sungai. Namun, tanah yang dipakai menguruk jalan longsor itu tidak berselang lama kembali amblas.

Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Grobogan Agus Sulaksono ketika dimintai tanggapannya mengatakan, ada beberapa kendala yang dihadapi dalam penanganan longsor di Kelurahan Kunden. Antara lain, status jalan tersebut milik Pemprov Jateng.

Kemudian, kendala lainnya adalah soal dana besar yang diperlukan untuk mengatasi longsoran itu. Terutama, jika melakukan upaya penyodetan sungai dan merelokasi rumah warga yang terdampak bencana.

“Kita sudah mulai koordinasi dengan berbagai pihak untuk menuntaskan bencana longsor di sana. Termasuk dengan pihak Pemprov Jateng. Kita berharap bisa segera ditangani. Dalam kasus longsoran ini, kita hanya menangani masalah kedaruratan saja,” katanya.

Editor : Kholistiono

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Taman Bajomulyo Juwana Dikembangkan Jadi Objek Wisata

Selengkapnya →