Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Grobogan  >  Artikel ini

Tanggul Sungai Renggong di Tegowanu Jebol, Ratusan Rumah Terancam Kebanjiran



Reporter:    /  @ 13:10:05  /  28 September 2016

    Print       Email
Warga bergotong royong untuk menyingkirkan sampah di Sungai Renggong yang tanggulnya jebol, Rabu (28/09/2016). Akibat jebolnya tanggul sungai tersebut, warga di dua desa yakni Desa Mangunsari dan Ketanggirejo terancam terkena banjir. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Warga bergotong royong untuk menyingkirkan sampah di Sungai Renggong yang tanggulnya jebol, Rabu (28/09/2016). Akibat jebolnya tanggul sungai tersebut, warga di dua desa yakni Desa Mangunsari dan Ketanggirejo terancam terkena banjir. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom,Grobogan – Akibat ada tanggul Sungai Renggong jebol, warga dua desa di Kecamatan Tegowanu siaga terhadap ancaman banjir. Yakni, Desa Mangunsari dan Ketanggirejo.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, tanggul tersebut jebol sepanjang 15 meter. Akibatnya, air dari sungai langsung menggenangi areal sawah hingga 1 meter tingginya.

“Sampai saat ini, luberan air dari tanggul jebol baru mengancam lokasi perkampungan. Warga dan petugas terkait sedang berupaya mencegah masuknya air ke perkampungan. Kita perkirakan, ada 70 hektare sawah yang tergenang air. Tanaman yang ada di sawah saat ini berupa palawija,” kata Camat Tegowanu Kasan Anwar.

Menurutnya, selain petugas dari berbagai instansi, sejumlah alat berat juga sudah standby di lokasi bencana. Namun, upaya penutupan tanggul jebol memakai alat berat masih belum memungkinkan untuk dilakukan. Sebab, dikhawatirkan alat berat itu malah akan merusak tanggul jika melintas di atasnya.”Arus airnya masih deras. Jadi alat beratnya belum diterjunkan meski sudah didatangkan ke sini,”terangnya.

Menurut Anwar, melubernya air Sungai Renggong itu disebabkan hujan deras di daerah hulu yang berada di wilayah Kabupaten Semarang dalam beberapa hari terakhir. Kondisi itu menjadikan beberapa ruas tanggul tidak kuat menahan banyaknya debit air.

“Sebelumnya, kita bersama perangkat desa sudah rutin memonitor kondisi tanggul. Namun lantaran air sungai saat ini deras banget maka sebagian ruas tanggul bisa jebol. Saat ini, kami masih keliling lapangan,” katanya.

Editor : Kholistiono

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

bupati pati e

Baliho Bakal Calon Bupati Pati Terpasang di Pohon Pakai Paku di Kudus

Selengkapnya →