Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Grobogan  >  Artikel ini

Malam Ini, Akan Ditentukan Film Siapakah yang Akan jadi Juara FFG



Reporter:    /  @ 12:00:41  /  27 September 2016

    Print       Email
Suasana pengambilan gambar untuk film dokumenter oleh Disporabudpar Grobogan beberapa waktu lalu. Nanti malam, juga akan diumumkan juara Festival Film Grobogan (FFG) 2016 di Gedung Wisuda Budaya (Istimewa)

Suasana pengambilan gambar untuk film dokumenter oleh Disporabudpar Grobogan beberapa waktu lalu. Nanti malam, juga akan diumumkan juara Festival Film Grobogan (FFG) 2016 di Gedung Wisuda Budaya (Istimewa)

MuriaNewsCom,Grobogan – Setelah dilakukan tahapan seleksi, hari ini pelaksanaan Festival Film Grobogan (FFG) akan mencapai babak akhir. Pada malam nanti, Selasa (27/9/2016) bakal dilangsungkan tahapan penilaian akhir film yang sudah diserahkan pada pihak panitia.

“Acara puncak FFG akan kita langsungkan mulai pukul 19.00 WIB. Lokasinya, di Gedung Wisuda Budaya,” kata Kabid Kebudayaan Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) Grobogan Marwoto.

Dijelaskan, pada babak final nanti akan diawali dengan pengumuman FFG untuk peringkat harapan I,II dan III. Setelah itu dilanjutkan pengumuman nominasi dan pemutaran film yang masuk kriteria tiga besar.

“Setelah ketiga film itu kita putar bergantian, baru juaranya diumumkan. Karena keterbatasan waktu, terpaksa hanya tiga film nominasi juara saja yang kita putar dalam acara nanti malam,” jelasnya.

Dalam pelaksanaan final FFG nanti, ada tiga juri yang bakal dihadirkan. Yakni, praktisi film Bambang Hengki dari Wonosobo, Hery Sioe dan Ari Ariyono, keduanya dari Mitz Studio Semarang.

Menurutnya, jumlah peserta FFG tahun ini ada 15 film. Peserta FFG datang dari kalangan sekolah maupun pegiat film. Adapun film yang diikutkan dalam festival ini temanya fiksi dengan durasi maksimal selama 20 menit.

Marwoto menambahkan, pada tahun 2014 lalu, pihaknya sudah pernah menyelenggarakan festival film serupa. Saat itu, ada sekitar 25 film yang diikutkan dalam festival. Namun, pada tahun 2015 acara festival tidak dilaksanakan dan baru tahun ini diadakan lagi.

Terkait dengan festival film tersebut, pihak Disporabudpar sebelumnya sudah sempat menggelar kegiatan bengkel film pada bulan April lalu. Dalam acara bengkel

film itu diikuti 40 peserta. Terdiri dari 10 guru atau pembina di sekolah dan 26 pelajar berbagai SMA/SMK. Sisanya, datang dari komunitas dan pegiat film di Purwodadi.

“Pelaksanaan festival di sisi lain juga dimaksudkan untuk melihat sampai sejauh mana dampak dari kegiatan bengkel film yang dilakukan beberapa waktu lalu,” imbuh Kasi Kerjasama dan Promosi Seni Budaya Warsito.

Editor : Kholistiono

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

bupati pati e

Baliho Bakal Calon Bupati Pati Terpasang di Pohon Pakai Paku di Kudus

Selengkapnya →