Loading...
You are here:  Home  >  Headlines  >  Artikel ini

Dukung TMMD Jepara, Warga Relakan Tanah Sawahnya Untuk Pengurukan Jalan



Reporter:    /  @ 04:54:59  /  27 September 2016

    Print       Email
Pengurukan akses jalan yang menghubungkan antara Desa Bringin dengan Desa Bantrung, Kecamatan Batealit Jepara. (MuriaNewsCom/Wahyu KZ)

Pengurukan akses jalan yang menghubungkan antara Desa Bringin dengan Desa Bantrung, Kecamatan Batealit Jepara. (MuriaNewsCom/Wahyu KZ)

MuriaNewsCom, Jepara – Warga di Kecamatan Batealit, Jepara mendukung program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) yang dilaksanakan Kodim 0719 Jepara. Tidak hanya mendukung, ada warga yang sampai merelakan tanah sawahnya untuk pembukaan jalan, antara Desa Bringin dengan Desa Bantrung.

Warga tersebut adalah Yatuni, warga Bantrung yang memiliki sawah di kawasan Desa Bringin. Ia rela mengorbankan tanahnya demi keberhasilan pembanguan pembukaan jalan antara Desa Bringin sampai Desa Bantrung,  yang dikerjakan oleh Satgas TMMD Reg -97  di Wilayah Kodim 0719/Jepara.

Awalnya, Yatuni, tak menghiraukan segala hal yang terjadi di sekitar lingkungan kediamannya. Karena merasa terdorong lantaran banyak tentara yang kerja jauh-jauh ke desa tersebut maka ia tergugah hatinya, dan menyumbangkan tanah sawahnya untuk diambil dengan alat berat.

“Selama rakyat percaya bahwa apa yang dilakukan pemerintah untuk kepentingan bersama rakyat akan sukarela berpartisipasi, inilah pentingnya keterbukaan, komunikasi yang jelas, menjaga kepercayaan rakyat,” kata Yatuni.

Ditekankan, kerelaan pemilik tanah menyumbang­kan lahan tanahnya untuk pengurukan dan pembukaan jalan tidak merugikan, tapi justru sangat menguntu­ngkan. Bahkan keuntungannya dunia dan akhirat karena harga tanah akan naik dan menjadi pahala atas kerela­annya tersebut. “Apalagi kalau menyumbangkan tanah sebagai akses fasilitas umum,” ujarnya.

Namun demikian keadaan ini berbanding terbalik bila rakyat memandang pemberian tanah  urugkuntuk kepentingan bisnis, seperti pengerukan lahan untuk eksploitasi maupun kepentingan pribadi. Sehingga, kalau untuk urusan bisnis, tidak rela tanahnya ia sumbangkan.

Sementara itu, Komandan Kodim 0719/Jepara Letkol Inf Ahmad Basuki, menginstruksikan kepada jajaran Satgas TMMD,  untuk saat sekarang ini , selain membuka akses jalan, sasaran TMMD terutama giat fisik difokuskan  untuk perbaikan  Rumah Tak Layak Huni (RTLH) secara bertahap.

Sedikitnya ada 10 rumah tidak layak huni di Desa Bringin, Kecamatan Batealit, Kabupaten Jepara yang  menjadi sasaran untuk direhabilitasi pada program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler 97  Tahun 2016.

Dia menambahkan,bahwa untuk rehab RTLH,  anggaran di manajemen sebaik mungkin, karena masyarakat tahunya rumah yang dipugar menjadi baik. Untuk itu, pihaknya selaku pengelola,  akan bekerjasama dengan Satgas TMMD khususnya Yon Zipur 4/Tanpa Kawandya Ambarawa.

‘’Fokusnya mendata bagian mana rumah yang akan dipugar sehingga menjadi bagus dan satu tambahan lagi jangan sampai program RTLH ini salah sasaran, karena  akan mengundang reaksi warga,’’ terang Dandim.

Editor : Akrom Hazami

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

bupati pati e

Baliho Bakal Calon Bupati Pati Terpasang di Pohon Pakai Paku di Kudus

Selengkapnya →