Loading...
You are here:  Home  >  Info Muria  >  Artikel ini

Harga Elpiji 3 Kg di Kudus Berbeda-Beda



Reporter:    /  @ 08:31:50  /  25 September 2016

    Print       Email
Petugas menata tabung elpiji 3 kg di salah satu pangkalan di Kabupaten Kudus. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

Petugas menata tabung elpiji 3 kg di salah satu pangkalan di Kabupaten Kudus. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

MuriaNewsCom, Kudus – Pemkab Kudus menyatakan, harga elpiji 3 kg berbeda-beda di wilayahnya. Alasannya, hal itu tak lepas dari sulit atau mudahnya pendistribusian barang.

Kabid Perdagangan Dalam Negeri Dinas Dagsar Kudus Sofyan Dhuhri mengatakan, perbedaan harga elpiji 3 kg merupakan hal wajar. Biasanya, kalau lokasi itu dekat dengan pangkalan, maka harga bisa sesuai HET Rp 15.500 per tabung.

“Jika tidak ada pangkalan seperti halnya di wilayah Wonosoco, Undaan. Harga pasti lebih tinggi dari HET yang berlaku,” katanya kepada MuriaNewsCom

Selain itu, wilayah lain yang juga belum ada pangkalan hingga berdampak pada tingginya harga, adalah Kecamatan Dawe. Meliputi Desa Dukuhwaringin, Tergo, Glagah Kulon dan Ternadi.

Langkah yang dilakukan sekarang, adalah meratakan keberadaan pangkalan. Sehingga harga tidak akan terpaut jauh satu dengan lainnya. Terutama di daerah perkotaan.

Jumlah pangkalan elpiji kini mencapai 725unit. Jumlah itu tersebar di sembilan kecamatan di Kudus. Dan juga memungkinkan ditambah.

Tingginya harga elpiji juga terjadi di Colo. Lokasinya yang menanjak membuat kendaraan sulit menjangkaunya. Akibatnya, harga pun menjadi naik.

“Untuk tempat semacam itu, maka kami memakluminya karena mereka mengeluarkan biaya tambahan guna memenuhinya,” imbuhnya.

Editor : Akrom Hazami

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Bupati Grobogan Minta Dukungan Pusat dan Pemprov untuk Tuntaskan Perbaikan Gedung SD Rusak

Selengkapnya →