Loading...
You are here:  Home  >  Headlines  >  Artikel ini

Buku Santri Membaca Zaman Dibedah di IPMAFA Pati



Reporter:    /  @ 19:00:51  /  24 September 2016

    Print       Email
Para tokoh membedah buku Santri Membaca Zaman: Percikan Pemikiran Kaum Pesantren di IPMAFA, Margoyoso, Pati, Sabtu (24/09/2016). (MuriaNewsCom/Lismanto)

Para tokoh membedah buku Santri Membaca Zaman: Percikan Pemikiran Kaum Pesantren di IPMAFA, Margoyoso, Pati, Sabtu (24/09/2016). (MuriaNewsCom/Lismanto)

MuriaNewsCom, Pati – Buku “Santri Membaca Zaman: Percikan Pemikiran Kaum Pesantren” yang merupakan antologi dari tulisan santri alumni TBS Kudus dibedah di Institut Pesantren Mathaliul Falah, Margoyoso, Pati, Sabtu (24/09/2016).

Hadir dalam bedah buku tersebut, antara lain Ketua RMI PBNU KH Abdul Ghoffar Rozin, peneliti dan penulis buku Noor Said, Pustekkom Kemendikbud Hasan Chabibie, dan Wakil Rektor I IPMAFA A Dimyati. Acara yang digagas PC IPNU dan IPPNU bekerja sama dengan BEM IPMAFA, serta Santri Menara tersebut diikuti lebih dari seratus peserta.

“Antologi buku ini berisi tentang refleksi para santri dalam membaca ayat-ayat Allah, baik qouliyyah maupun kauniyah. Dari refleksi ayat-ayat Allah kemudian muncul ide dan ilmu pengetahuan untuk mengembangkan pendidikan Islam di wilayah pesisir utara Jawa,” ujar Ketua Panitia Bedah Buku, Faqih Hilal.

Sementara itu, salah satu penulis buku, Noor Said menuturkan, buku itu terbit setelah banyak tulisan dikumpulkan melalui aplikasi Whatsapp. Dalam waktu dua minggu, 25 tulisan akhirnya terkumpul, kemudian diedit, layout, dan terbit.

“Buku ini akan menegaskan bahwa santri sudah semestinya menjadi penjaga Ahlussunnah Waljamaah untuk menjaga Islam Nusantara yang selalu ramah dan toleran. Buku ini juga menjelaskan fakta-fakta seputar santri dan kritikan terhadapnya,” ungkap Said.

Buku itu mendapat pujian dari Wakil Rektor I IPMAFA, A Dimyati. Menurutnya, sesuai dengan buku itu, santri tidak hanya cukup menjadi pintar, saleh, dan digdaya. Seorang santri mesti punya kemampuan untuk mengorganisir dan mengonsolidasi untuk menggerakkan masyarakat.

Editor : Kholistiono

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

bupati pati e

Baliho Bakal Calon Bupati Pati Terpasang di Pohon Pakai Paku di Kudus

Selengkapnya →