Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Grobogan  >  Artikel ini

60 Penyandang Difabel Ambil Bagian dalam Ajang Peparkab di Grobogan



Reporter:    /  @ 17:15:49  /  24 September 2016

    Print       Email
Kabid Olahraga Disporabudpar Grobogan Karsono (kiri) menerima kedatangan pengurus NPC Grobogan usai temu teknik Peparkab di Kantor Disporabudpar, Sabtu (24/09/2016). (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Kabid Olahraga Disporabudpar Grobogan Karsono (kiri) menerima kedatangan pengurus NPC Grobogan usai temu teknik Peparkab di Kantor Disporabudpar, Sabtu (24/09/2016). (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom, Grobogan – Bakal dihelatnya pekan paralympic kabupaten (Peparkab) untuk pertama kalinya mendapat sambutan hangat dari para penyandang difabel di Grobogan. Sudah ada puluhan orang yang menyatakan untuk ikut ambil bagian dalam event ini.

“Sedikitnya, ada 60 penyandang difabel yang akan ikut acara Peparkab. Mereka nanti akan bertanding di berbagai cabor yang dipertandingkan,” kata Ketua National Paralympic Committee (NPC) Grobogan Sunar, usai melaksanakan temu teknik Peparkab di Kantor Disporabudpar, Sabtu (24/09/2016).

Menurut Sunar, pihaknya sangat mengapresiasi langkah Disporabudpar Grobogan untuk menggelar event olahraga bagi penyandang difabel. Sebab, tidak semua kabupaten sudah pernah menggelar Peparkab.

“Setahu saya, mungkin di level Jawa Tengah baru Grobogan ini yang adakan Peparkab. Kita harapkan, dari sini bisa memberikan kesempatan pada penyandang difabel untuk meraih prestasi,” katanya.

Kabid Olahraga Disporabudpar Grobogan Karsono menambahkan, ajang Peparkab tersebut rencananya akan dilangsungkan 29-30 September. Lokasinya, di  GOR dan Stadion Krida Bhakti.

Menurut Karsono, melalui ajang Peparkab nanti, diharapkan bisa menghasilkan bibit handal di kalangan penyandang difabel. Di sisi lain, ajang ini bisa dipakai untuk kemampuan dan menambah pengalaman atlet difabel yang ada di Grobogan.

Dalam ajang Peparkab nanti, rencananya akan dipertandingkan lima cabang olahraga. Yakni, atletik, tenis meja, bulu tangkis, bola voli, dan catur.“Peserta Peparkab nanti dikhususkan buat warga Grobogan. Persyaratannya nanti harus dibuktikan dengan KTP/kartu OSIS atau kartu pelajar,” imbuhnya.

Dia menambahkan, sejauh ini potensi atlet difabel di Grobogan cukup bagus. Setidaknya, ada satu atlet, yakni Siti Mahmudah yang menjadi duta Indonesia dalam ajang Paralimpiade di Brasil bulan September ini.“Kita harapkan, dari ajang Peparkab nanti ada atlet lagi yang bisa berkiprah di tingkat nasional maupun internasional,” pungkasnya.

Editor : Kholistiono

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

bupati pati e

Baliho Bakal Calon Bupati Pati Terpasang di Pohon Pakai Paku di Kudus

Selengkapnya →