Loading...
You are here:  Home  >  Headlines  >  Artikel ini

Sebagian Tes Kesehatan Bakal Paslon Pilkada Jepara Dilakukan di Kudus



Reporter:    /  @ 17:30:19  /  24 September 2016

    Print       Email

Bakal paslon Jepara saat melakukan pemeriksaan kesehatan, di RSUD Kartini, Sabtu. (MuriaNewsCom/Wahyu KZ)

Bakal paslon Jepara saat melakukan pemeriksaan kesehatan, di RSUD Kartini, Sabtu. (MuriaNewsCom/Wahyu KZ)

MuriaNewsCom, Jepara – Setelah melakukan pendaftaran di kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Jepara. Kini dua bakal pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Jepara melaksanakan tahapan pemeriksaan kesehatan, mulai 24 September hingga 26 September 2016.

Pemeriksaan kesehatan dibuka dan diawali di RSUD Kartini. Ada sejumlah tes yang harus dihadapi oleh bakal paslon untuk memastikan tingkat kesehatan mereka ketika mengikuti Pilkada Jepara 2017 dan setelah terpilih. Meski begitu, ada beberapa tes yang harus dilakukan di RSUD Lukmono Hadi Kudus. Itu diakui oleh

Komisioner KPU Jepara Koko Suhendro. Menurut dia, kurangnya tenaga medis untuk jenis pemeriksaan kesehatan membuat satu sesi tes dilakukan di RSUD Lukmono Hadi Kudus. Meski begitu untuk tes tahap awal tetap dilaksanakan di RSUD Kartini Jepara.

“Untuk awal dilakukan pemeriksaan radiologi (USG dan Thorak), uji laboratorium (darah dan urine), serta tes MMP di RSUD Kartini Jepara. Di rumah sakit yang sama, dilakukan juga pemeriksaan psikilogis melalui dan pemeriksaan kesehatan lainnya oleh tim dokter,” ujar Koko kepada MuriaNewsCom.

Setelah tes tersebut selesai, baru kemudian pindah ke RSUD Lukmono Hadi Kudus untuk pemeriksaan EKG, ECHO Cardio Grafi, tread mill, spirometry dan audiometri nada murni. Pemeriksaan yang banyak fokus ke kondisi organ tubuh bagian dalam itu, kata Koko, dilakukan di Kudus sebab di RSUD Kartini belum memiliki dokter dan petugas khusus.

“Pemeriksaan itu kami bekerjasama dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Himpunan Psikologi Indonesia (Himpsi) dan Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Jateng. Secara teknis pemeriksaan kami bekerjasama dengan RSUD Kartini. Baik fasilitas maupun tenaga medis. Soal penunjukkan rumah sakit lain untuk pemeriksaan yang tak bisa dilakukan, RSUD Kartini pula yang melakukan penunjukan,” terangnya.

Secara umum, lanjut Koko, pemeriksaan dilakukan untuk mengetahui kondisi kesehatan, pemakai narkoba atau tidak dan kejiwaan bakal pasangan calon. Untuk tes kejiwaan sampai pada kesimpulan bakal calon tersebut mampu memimpin Jepara atau tidak.

“Semua kesimpulan hasil pemeriksaan dimungkinkan akan disampaikan pada 27 September. Sebab pada hari itu juga tim dokter melakukan rapat pleno kesimpulan hasil kesehatan,” katanya.

Editor : Akrom Hazami

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

bupati pati e

Baliho Bakal Calon Bupati Pati Terpasang di Pohon Pakai Paku di Kudus

Selengkapnya →