Loading...
You are here:  Home  >  Headlines  >  Artikel ini

Nelayan Tewas di Pantai Prawean Bandengan Jepara



Reporter:    /  @ 09:00:38  /  24 September 2016

    Print       Email
Jenazah nelayan yang tewas berhasil ditemukan dari pantai Prawean Bandungn Jepara, Sabtu. (MuriaNewsCom/Wahyu KZ)

Jenazah nelayan yang tewas berhasil ditemukan dari pantai Prawean Bandungn Jepara, Sabtu. (MuriaNewsCom/Wahyu KZ)

MuriaNewsCom, Jepara – Peristiwa kecelakaan laut terjadu di kawasan pantai Bandengan, tepatnya di pantai prawean turut Desa Bandengan, Kecamatan Kota, Jepara. Korban yang diketahui bernama Sakur (60), warga RT 04 RW 02 Desa Lebak Kecamatan Pakisaji, Jepara.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun MuriaNewsCom, peristiwa terjadi bermula dari korban berangkat dari rumah untuk mencari ikan di pantai prawean pada Jumat (23/9/2016) sekitar pukul 22.00 WIB. Korban diketahui berangkat bersama rekannya.

Sesampai di lokasi pantai prawean Bandengan, korban bersama rekannya yakni Muswadi, warga RT 01 RW 03 Desa Lebak Kecamatan Pakisaji Jepara memulai mencari ikan dengan menggunakan alat berupa jala. Namun saat sudah mulai mencari ikan dengan jala, sekitar pukul 23.30 WIB, korban diketahui menghilang.

“Saksi yakni temannya bernama Muswadi menyadari kalau korban hilang sekitar pukul 23.30 WIB. Kemudian saksi melapor dan meminta bantuan,” ujar Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jepara Lulus Suprayitno melalui stafnya Dedi kepada MuriaNewsCom, Sabtu (24/9/2016).

Menurutnya, pihaknya mendapatkan laporan peristiwa tersebut sekitar pukul 02.30, Sabtu (24/9/2016). Kemudian melakukan persiapan dan melakukan pencarian korban tersebut.

“Pencarian dilakukan pada hari Sabtu, 24 September 2016 jam 04.30 oleh BPBD, SAR Jepara, Ubaloka, PMI dan pihak terkait serta para relawan. Tapi tidak langsung ditemukan,” ungkapnya.

Korban ditemukan sekitar pukul 07.13 WIB. Korban ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa. Kini korban sudah dievakuasi dan dilakukan pemeriksaan.

“Sebetulnya proses pencarian dan evakuasi korban tidak ada kendala. Hanya karena luasan area, korban baru bisa ditemukan beberapa jam kemudian,” imbuhnya.

Editor : Akrom Hazami

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

bupati pati e

Baliho Bakal Calon Bupati Pati Terpasang di Pohon Pakai Paku di Kudus

Selengkapnya →