Loading...
You are here:  Home  >  Headlines  >  Artikel ini

Bupati Pati Haryanto Serahkan Santunan Kematian Senilai Rp 145 Juta



Reporter:    /  @ 19:00:32  /  23 September 2016

    Print       Email
Bupati Pati Haryanto menyerahkan bantuan sosial santuan kematian tahap kelima secara simbolis di Kantor Dinsosnakertrans Pati. (MuriaNewsCom/Lismanto)

Bupati Pati Haryanto menyerahkan bantuan sosial santuan kematian tahap kelima secara simbolis di Kantor Dinsosnakertrans Pati. (MuriaNewsCom/Lismanto)

MuriaNewsCom, Pati – Bupati Pati Haryanto menyerahkan santunan kematian tahap kelima kepada 145 orang di Kabupaten Pati. Santunan tahap kelima tersebut diberikan kepada warga yang tersebar di 2 kelurahan, 50 desa, dan 19 kecamatan.

“Masing-masing keluarga mendapatkan santunan kematian senilai Rp 1 juta. Uang itu langsung ditransfer melalui masing-masing rekening bank ahli waris yang menerima bantuan. Transfer sendiri dilakukan Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Pati,” ujar Haryanto, Jumat (23/09/2016).

Dana santunan diambil dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Pati Tahun 2016. Kendati tidak seberapa, Haryanto berharap agar santunan tersebut bisa sedikit mengurangi beban keluarga yang ditinggalkan.

“Bantuan ini menjadi salah satu program Pemkab Pati di bidang sosial. Dana bantuan sosial santunan kematian ditujukan kepada ahli waris yang dinilai kurang mampu. Dengan begitu, dana itu bisa dimanfaatkan dengan baik,” tuturnya.

Tercatat, pemkab sudah menyalurkan bantuan sosial santunan kematian sebanyak lima kali sepanjang 2016. Dana ditransfer langsung ke nomor rekening bank ahli waris dengan harapan tidak ada potongan dari pihak manapun.

Kepala Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Kabupaten Pati Subawi menambahkan, proses pengajuan untuk mendapatkan dana bantuan sosial santunan kematian cukup mudah. Ahli waris yang merasa tidak mampu secara ekonomi bisa meminta kepada kepala desa setempat.

Dari kepala desa diusulkan kepada camat yang kemudian disampaikan ke pemkab. “Kalau sudah cair, dana itu langsung ditransfer kepada ahli waris. Selama warga itu benar-benar tidak mampu, pemkab akan mengakomodasi melalui program bantuan sosial santunan kematian,” imbuh Subawi.

Dikatakan, biaya orang meninggal saat ini terbilang cukup mahal. Hal itu dinilai menjadi beban berat bagi keluarga yang tidak mampu. Karena itu, dana tersebut diharapkan bisa dimanfaatkan dengan baik untuk mengurangi beban ahli waris yang ditinggalkan.

Editor : Kholistiono

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

bupati pati e

Baliho Bakal Calon Bupati Pati Terpasang di Pohon Pakai Paku di Kudus

Selengkapnya →