Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Grobogan  >  Artikel ini

Maksimalkan Potensi Pariwisata, 2 Desa di Grobogan Bakal Dijadikan Desa Wisata



Reporter:    /  @ 13:00:33  /  21 September 2016

    Print       Email
Tim pembentukan desa wisata saat meninjau aneka benda purbakala di Desa Banjarejo beberapa waktu lalu (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Tim pembentukan desa wisata saat meninjau aneka benda purbakala di Desa Banjarejo beberapa waktu lalu (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom, Grobogan – Dua desa di Grobogan rencananya bakal dijadikan desa wisata. Yakni, Desa Tarub di Kecamatan Tawangharjo, dan Desa Banjarejo, Kecamatan Gabus. Hal itu disampaikan Staf Ahli Bupati Grobogan Bidang Pembangunan Wiku Handoyo, Rabu (21/09/2016).

Menurut Wiku, kedua desa tersebut akan dijadikan desa wisata, lantaran dinilai punya potensi pariwisata yang bisa diandalkan. Untuk Desa Tarub misalnya, punya potensi wisata religi, karena di situ ada makam tokoh terkenal Ki Ageng Tarub atau semasa mudanya dikenal dengan nama Jaka Tarub.

Selain wisata religi, di desa ini juga punya potensi agrowisata. Sebab, tidak jauh dari lokasi makam tersebut ada perkebunan belimbing yang cukup luas milik warga setempat. “Selama ini, peziarah yang datang ke makam Ki Ageng Tarub maupun ke lokasi agrowisata di situ sudah cukup banyak. Nantinya, potensi ini akan kita kembangkan lebih lanjut agar pengunjung makin bertambah,” kata mantan Plt Kadisporabudpar tersebut.

Sedangkan potensi di Desa Banjarejo adalah wisata cagar budaya dan purbakala. Hal ini seiring sudah banyaknya penemuan benda cagar budaya masa lampau dan fosil binatang purba yang usianya jutaan tahun.

Sejak dua tahun terakhir, nama Banjarejo memang sudah dikenal banyak orang lantaran penemuan aneka benda kuno tersebut. Indikasinya, sejak dua tahun terakhir, sudah ada ribuan pengunjung yang datang ke sana untuk melihat penemuan benda bersejarah yang tersimpan di rumah Kades Banjarejo Ahmad Taufik.

“Potensi wisata cagar budaya di Banjarejo ini sangat luar biasa. Sebab, dari keterangan para ahli, ada banyak peradaban yang pernah hidup di situ. Oleh sebab itu, potensi ini juga layak kita kembangkan,” jelasnya.

Masih dikatakan Wiku, saat ini, Grobogan baru punya satu desa wisata yang baru diresmikan awal September lalu. Yakni, Desa Sumberjatipohon, Kecamatan Grobogan yang punya potensi wisata alam.

Sementara itu, Kades Banjarejo Ahmad Taufik menyatakan, pihaknya sudah didatangi tim pembentukan desa wisata beberapa hari lalu. Pada prinsipnya, dia menyambut positif jika Desa Banjarejo ditetapkan jadi desa wisata cagar budaya.

“Selaku kepala desa, saya sangat mendukung kebijakan tersebut karena inilah yang kita harapkan. Hanya saja, konsep desa wisata nanti harus dibuat sebaik mungkin sehingga potensi wisata di sini bisa dimaksimalkan,” katanya.

Editor : Kholistiono

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

bupati pati e

Baliho Bakal Calon Bupati Pati Terpasang di Pohon Pakai Paku di Kudus

Selengkapnya →