Loading...
You are here:  Home  >  Headlines  >  Artikel ini

Roh Jahat Pergi Gara-gara Sepak Bola Api



Reporter:    /  @ 12:10:29  /  21 September 2016

    Print       Email
sepak-bola-api-e

Warga bermain sepak bola api di Desa Kawak, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Jepara. (MuriaNewsCom/Wahyu KZ)

MuriaNewsCom, Jepara – Berbagai cara dilakukan oleh masyarakat untuk mengusir roh jahat yang ada pada diri dan lingkungannya. Di Desa Kawak, Kecamatan Pakisaji, Jepara, menggunakan cara main sepak bola api untuk mengusir roh jahat.

Menjelang tengah malam, ratusan warga Desa Kawak berkumpul di lapangan desa. Mulai dari anak-anak sampai orangtua berjejal berdiri di lapangan samping kuburan. Di setiap sudut lapangan, api obor dari bambu menyala.

Sebelum dimulai, tokoh desa setempat dengan membawa baskom berisi beras dan uang receh memasuki lapangan diiringi sepuluh pemuda. Tiba di tengah lapangan, seluruh kaki pemuda itu dilumuri minyak kelapa. Selanjutnya, kelapa berukuran cukup besar dinyalakan. Peluit panjang berbunyi, sepak bola api pun dimulai.

“Tidak sekadar seru-seruan, tapi sepak bola api ini mempunyai tujuan agar warga desa dijauhkan dari segala bentuk ancaman roh jahat dan penyakit. Selain itu juga agar emosi dan nafsu-nafsu negatif juga hilang. Sehingga tercipta kerukunan di tengah-tengah masyarakat,” ujar Eko kepada MuriaNewsCom, Rabu dini hari (21/9/2016), usai laga sepak bola api.

Pertandingan sepak bola api tersebut berjalan seru. Bola yang ditendang para pemain itu juga kerap mengenai penonton yang memenuhi pinggir lapangan. Sontak saat itu terjadi keriuhan penonton terjadi.

Sementara itu, salah satu pemain sepak bola api, Mukariyanto mengungkapkan, kiat agar kaki tidak terluka bakar saat bermain sepak bola api, yaitu dengan menggunakan minyak kelapa. Sebelum memulai permainan, kaki dilumuri minyak kelapa yang sebelumnya diberi doa-doa di makam sesepuh desa.

Meski bermain sepak bola api dengan kaki telanjang, peserta sepak bola api tidak akan merasakan panas. “Rasanya biasa saja, tidak panas. Kaki-kaki juga tidak luka-luka,” katanya.

Editor : Akrom Hazami

 

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

bupati pati e

Baliho Bakal Calon Bupati Pati Terpasang di Pohon Pakai Paku di Kudus

Selengkapnya →