Loading...
You are here:  Home  >  Headlines  >  Artikel ini

Dituduh Curi Uang Rp 20 Ribu, Siswa Kelas 6 di Pati Nekat Gantung Diri



Reporter:    /  @ 16:17:45  /  20 September 2016

    Print       Email
Petugas menunjuk tali temali warna putih yang digunakan korban untuk bunuh diri di kamar rumahnya, Senin (19/09/2016). (MuriaNewsCom/Lismanto)

Petugas menunjuk tali temali warna putih yang digunakan korban untuk bunuh diri di kamar rumahnya, Senin (19/09/2016). (MuriaNewsCom/Lismanto)

MuriaNewsCom, Pati – Seorang siswa berinisial MSFA (12), warga Desa Tambahmulyo, Kecamatan Jakenan meninggal dunia karena gantung diri, Senin (19/09/2016) sekitar pukul 18.45 WIB. Jenazah kemudian dimakamkan di TPU setempat, Selasa (20/09/2016). Ketika itu, Sakini (60), warga setempat mendengar teriakan N (50), ibu korban. Mendengar teriakan tersebut, Sakini bergegas masuk ke rumah. “Saat itu, korban sudah dalam keadaan tergantung di kamar menggunakan tali,” ungkap Sakini. Kejadian itu dibenarkan Kapolsek Jakenan Kompol Moh Kurniawan. “Ketika diketahui keluarga, korban sudah dalam keadaan menggantung dengan tali warna putih, bawahnya ada kursi plastik warna hijau yang dijadikan untuk pijakan kaki sebelum memutuskan gantung diri,” kata Kurniawan. Belum diketahui secara pasti motif yang membuat siswa kelas VI MI Taris Tambahmulyo tersebut. Hanya saja, kabar simpang siur menyebut, korban dituduh mencuri uang Rp 20 ribu oleh teman-temannya di sekolah. “Motifnya belum jelas. Kabar-kabarnya, korban dituduh mencuri uang Rp 20 ribu oleh teman-temannya. Tapi, ini masih kabar simpang siur. Motif sebenarnya belum tahu,” kata Sutaji, tokoh desa setempat. Polisi yang datang kemudian melakukan olah TKP dan mengamankan barang bukti. Salah satunya, sebuah tali pramuka warna putih dengan panjang 270 senti meter. Suasana duka masih menyelimuti keluarga korban. Editor : Kholistiono

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

bupati pati e

Baliho Bakal Calon Bupati Pati Terpasang di Pohon Pakai Paku di Kudus

Selengkapnya →