Loading...
You are here:  Home  >  Headlines  >  Artikel ini

Ramai Tanggapan, Seniman Dangdut Jepara Dibina



Reporter:    /  @ 14:05:35  /  20 September 2016

    Print       Email
Kabid Kebudayaan pada Disparbud Jepara Agus Tri Harjono memberikan arahan kepada pelaku orkes dangdut di kantor Dewan Kesenian Daerah Jepara. (MuriaNewsCom/Wahyu KZ)

Kabid Kebudayaan pada Disparbud Jepara Agus Tri Harjono memberikan arahan kepada pelaku orkes dangdut di kantor Dewan Kesenian Daerah Jepara. (MuriaNewsCom/Wahyu KZ)

MuriaNewsCom, Jepara – Seniman dangdut di Kabupaten Jepara ramai tanggapan . Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, mereka diberi pembinaan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara.

Kepala Bidang Kebudayaan pada Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Jepara Agus Tri Harjono mengemukakan, pembinaan dilakukan kepada sekitar 140 lebih kelompok orkes dangdut. Itu dilakukan agar mengurangi hal-hal yang tidak diinginkan.

“Pembinaan kali ini dalam rangka menjaga penampilan kelompok musik dangdut agar tetap santun. Serta tidak menimbulkan gejolak di masyarakat,” ujar Agus kepada MuriaNewsCom, Selasa (30/9/2016).

Menurutnya, sejauh ini tampilan grup musik dangdut sudah baik. Ia menilai para penyanyi juga sudah tampil santun. Sehingga itu harus dijaga dan dipertahankan agar dangdut tidak dicap negatif. “Sering yang jadi sorotan setiap kali ada pementasan dangdut adalah penampilan penyanyi. Mulai dari pakaian yang dikenakan sampai pada goyangannya,” terang Agus.

Pihaknya berharap, para penyanyi tampil mengenakan pakaian yang tidak menonjolkan lekuk tubuh dan mini. Selain itu juga goyangan juga harus pada batas kewajaran. “Ini dilaksanakan selama empat hari. Mulai 19 hingga 22 September 2016. Per harinya kami bina sekitar 50 seniman dangdut,” terangnya.

Ia menambahkan, jumlah kelompok musik dangdut yang sudah terdaftar mencapai 140 lebih. Sementara, jumlah penyanyi dangdut yang sudah terdaftar sebanyak 114 orang. Saat ini, pentas musik dangdut di Kabupaten Jepara hanya diperbolehkan sampai pukul 22.00 WIB. Kebijakan aparat kepolisian ini menyusul kerap terjadi tindak kejahatan usai pertunjukan musik dangdut.

Editor : Akrom Hazami

 

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

bupati pati e

Baliho Bakal Calon Bupati Pati Terpasang di Pohon Pakai Paku di Kudus

Selengkapnya →