Loading...
You are here:  Home  >  Headlines  >  Artikel ini

Bupati Kudus “Semprot” Pejabat Dinas Kesehatan Gara-gara Ambulans Kotor



Reporter:    /  @ 10:30:41  /  19 September 2016

    Print       Email
ambulans

Bupati Kudus Musthofa memberit teguran ke pegawai Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK)  terkait ambulans yang kotor dan tak terawatt. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

MuriaNewsCom, Kudus – Bupati Kudus Musthofa “menyemprot”  pejabat Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) setempat, di kota setempat, Senin (19/9/2016). Sebab kondisi sejumlah ambulans puskesmas kotor serta terlihat tak terawat.

“Masa dari kesehatan saja semacam ini, bagaimana bisa melayani dengan baik jika demikian,” katanya saat meninjau ambulans puskesmas.

Dalam pengecekan mobil tersebut, juga dibuka bagian kap mesin mobil. Bupati makin terkejut dengan melihat mesin mobil yang juga kotor berdebu. Meski mesin mobil dapat dinyalakan, namun kondisinya yang kotor membuat bupati jengkel. “Jika ini mobil pribadi, pasti lebih bersih ketimbang yang punya. Ini itu mobil dari keringat rakyat, jadi dijaga yang benar,” ujarnya.

Setelah itu, bupati menanyakan keberadaan sopir ambulance kepada pejabat di lingkungan DKK. Namun dia mendapat jawaban tidak memuaskan, yaitu staflah yang merangkap jadi sopir ambulans. “Kalau staf ya staf, bukan sopir. Sopir itu bukan staf. Jadi hari ini juga saya minta data mobil ambulans, sopir dan pelat nomornya,” imbuhnya.

Bupati mengaskan kalau ke depan akan memeriksa semuanya. Khusususnya yang bersinggungan dengan kepentingan dan pelayanan rakyat.

Sementara, Kepala DKK dr Maryata mengatakan kalau sopir ambulans puskesmas belumlah semuanya ada. Dari 19 mobil ambulans, hanya enam yang sudah ada sopirnya. Sedangkan sisanya belum. “Harusnya ini wewenang puskesmas, soalnya sudah berbadan BLUD. Jadi jangan berharap adanya sopir dari dinas, soalnya sudah BLUD,” ujarnya.

Editor : Akrom Hazami

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

bupati pati e

Baliho Bakal Calon Bupati Pati Terpasang di Pohon Pakai Paku di Kudus

Selengkapnya →