Loading...
You are here:  Home  >  Headlines  >  Artikel ini

Jadi Jalur Rawan, Jalanan di Pati Sudah Renggut 146 Jiwa



Reporter:    /  @ 08:45:05  /  19 September 2016

    Print       Email
pati-satlantas-e

Jajaran Satlantas Polres Pati bersama Forkopimda Pati mengkampanyekan gerakan Turn Back Accident untuk menekan angka kecelakaan di Pati, Minggu (18/9/2016). (MuriaNewsCom/Lismanto)

MuriaNewsCom, Pati – Angka kecelakaan lalu linta di Kabupaten Pati, ternyata memang terbilang tinggi. Ternyata benar jika kemudian wilayah ini menempati urutan kedua wilayah dengan angka kecelakaan tertinggi di Jawa Tengah.

Dari data Satlantas Polres Pati, hingga bulan Agustus 2016 lalu, sudah terdapat 146 jiwa yang melayang akibat kecelakaan di sepanjang ruas jalan di Kabupaten Pati.

”Itu memang data sampai bulan Agustus lalu. Karena itu butuh gerakan yang mengajak semua masyarakat supaya bisa berkendara dengan baik, guna mengurangi angka kecelakaan,” jelas Kasatlantas Polres Pati AKP Ikrar Potawari.

Ikrar mengatakan, kampanye Turn Back Accident yang digagas Satlantas Polres Pati, disebut-sebut sebagai gerakan yang tepat untuk mengurangi angka kecelakaan.

Menurut Ikrar, kecelakaan adalah masalah krusial yang harus ditangani bersama. ”Gerakan Turn Back Accident yang diawali di Pati ini, mengajak semua masyarakat dan pengendara, untuk bersama-sama mengutamakan keselamatan saat berkendara di jalanan,” tuturnya.

Ikrar menjelaskan, gerakan ini menjadi cara polisi untuk mengajak masyarakat menekan angka kecelakaan di Pati. Karena bila tidak ada kesadaran bersama, kecelakaan itu dipastikan akan terus meningkat. ”Karena itu, butuh gerakan Turn Back Accident untuk menekan angka kecelakaan yang tinggi di Kabupaten Pati,” paparnya.

jajaran Satlantas Polres Pati memang mengkampanyekan gerakan Turn Back Accident, di kawasan Alun-alun Pati, Minggu (18/9/2016). Gerakan ini disebut-sebut sebagai gerakan pertama di Indonesia.

Direktur Lalu Lintas Polda Jawa Tengah Kombes Pol Herukoco mengatakan, angka kecelakaan di Pati menduduki peringkat dua di Jawa Tengah, setelah Banyumas. Karena itu, dia memberikan apresiasi kepada Satlantas Polres Pati yang berupaya menekan angka kecelakaan dengan gerakan Turn Back Cccident. ”Gerakan ini patut mendapatkan apresiasi untuk menekan angka kecelakaan di Pati yang cukup tinggi,” jelasnya.

Dalam gerakan ini, Satlantas Pati sudah memetakan zona rawan kecelakaan. Di Pantura ada empat titik, dan Jalan Pati-Tayu ada tiga titik. Selain itu, Satlantas mengajak kepada semua warga dan pengendara untuk sadar dalam berkendara.

”Yakni dengan mengutamakan keselamatan daripada mempertaruhkan nyawa di jalan. Ini tujuan utama dari kampanye Turn Back Accident yang digagas Satlantas Polres Pati,” ujar Kombes Pol Herukoco.

Editor: Merie

 

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

bupati pati e

Baliho Bakal Calon Bupati Pati Terpasang di Pohon Pakai Paku di Kudus

Selengkapnya →