Loading...
You are here:  Home  >  Info Muria  >  Artikel ini

Yuliati, Anak Mitro Lentog Tanjung yang Meninggal Dianiaya, Dikenal Pribadi yang Baik



   /  @ 22:00:54  /  18 September 2016

    Print       Email

pembunuhan-e

MuriaNewsCom, Kudus – Yuliati, anak Mitro, penjual lentog Tanjung yang meninggal akibat dianiaya pada Sabtu (17/9/2016) pada tengah malam, dinilai sebagai pribadi yang baik.

Setidaknya hal itu disampaikan para pembeli yang biasa menjadi langganan warung lentog milik bapaknya. ”Orangnya baik. Kalau pas melayani pembeli juga ramah, kok,” kata Arif, warga Kudus, yang setia menjadi langganan warung lentog milik Mitro.

Ya, warung lentog milik Mitro sendiri, merupakan salah satu warung lentog yang terkenal di Kudus ini. Banyak langganan yang setiap hari datang menyantap makanan khas Kudus tersebut di sana.

Sang pemilik, Mitro, sendiri sudah meninggal kurang lebih seratus hari yang lalu. Dan istrinya Suminah serta anaknya Yuliati itulah, yang lantas meneruskan warung milik bapaknya itu.

Arif mengatakan, sejauh yang diketahuinya, Yuliati memang pribadi yang baik. Termasuk saat melayani pelanggan yang datang ke warungnya. ”Dan warung milik Pak Mitro sendiri adalah salah satu warung yang terkenal dan menjadi langganan dari banyak orang, kalau mau mencari makan lentog di Kudus ini,” tuturnya.

Sebagaimana diketahui, Yuliati, yang tinggal serumah dengan ibunya Suminah di Desa Tanjungkarang, RT 2/3, Kecamatan Jati, mengalami penganiayaan hingga menyebabkan dirinya meninggal dunia. Sementara ibunya, harus dirawat intensif di RS Mardi Rahayu, akibat luka yang dideritanya.

Pelaku sendiri diduga adalah Ahm, orang yang terhitung masih saudara dengan korban. Belum diketahui apa motif Ahm melakukan penganiayaan hingga menyebabkan korban meninggal. Sampai saat ini belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian, terkait kasus tersebut.

Menurut menantu Mitro yang juga kakak ipar dari Yuliati, Roni, saat kejadian rumah memang hanya ditinggali mertua perempuan dan adik iparnya itu. ”Waktu itu, saya di rumah di Jekulo. Rumah saya sendiri. Jadi, saya juga belum tahu pasti bagaimana persisnya kejadian yang menimpa ibu dan adik ipar saya itu,” terangnya saat disambangi di kediamannya di Desa Tanjungkarang.

Editor: Merie

 

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Begini Penjelasan KH Anwar Zahid Terkait Pentingnya Bersyukur saat Bangun Tidur

Selengkapnya →