Loading...
You are here:  Home  >  Headlines  >  Artikel ini

Menantu Mitro Lentog Tanjung: Saya Tidak Tahu Kejadiannya



Reporter:    /  @ 19:40:01  /  18 September 2016

    Print       Email

pembunuhan-e

MuriaNewsCom, Kudus – Keluarga Mitro, penjual lentog di Desa Tanjungkarang, Kecamatan Jati, yang anak perempuannya tewas dianiaya saudaranya sendiri, dan membuat istrinya dirawat di RS Mardi Rahayu Kudus, terbilang cukup tertutup, untuk kasus yang terjadi pada Sabtu (17/9/2016) lewat tengah malam itu.

Saat disambangi ke kediamannya di Desa Tanjungkarang, RT 2/3, Kecamatan Jati, menantu korban bernama Roni, mengatakan jika pihaknya tidak tahu menahu saat kejadian ini berlangsung.

”Karena memang saya kan, tidak ada di rumah. Saya bersama istri saya, ada di Jekulo sana. Di rumah kami,” terangnya, didampingi salah seorang kerabatnya.

Roni membenarkan jika saat kejadian, mertuanya Suminah dan adik iparnya Yuliati yang menjadi korban itu, hanya tinggal berdua saja di rumah. Tidak ada siapa-siapa yang lain saat itu, yang membuatnya tidak mengetahui apa yang sebenarnya terjadi. ”Kalau soal bagaimananya, terus terang saya tidak tahu,” katanya.

Dikatakan Roni, jika ingin mengetahui soal bagaimana kejadian dan siapa pelakunya, dipersilakan ke pihak kepolisian saja. Dia juga meminta kepada awak media, untuk tidak mendatangi ibu mertuanya yang masih dirawat intensif di RS Mardi Rahayu.

”Kenapa kami keberatan kalau ibu saya dijenguk, karena ibu saya itu belum mengetahui jika anaknya meninggal. Makanya kalau kemudian ada yang bertanya-tanya, nanti khawatirnya kami beliau shock. Jadi, tidak usah ditengok sajalah sampai stabil kondisinya,” tuturnya.

Di sisi lain, Kapolsek Jati AKP Catur mengatakan jika kasus ini sudah dilimpahkan pihaknya ke Polres Kudus. ”Jadi, kalau mau wawancara atau tanya-tanya, hubungi saja kasatreskrim atau KBO Reskrim, ya. Sudah saya limpahkan ke sana,” katanya.

Sebagaimana diketahui, istri dan anak Mitro, penjual lentog di kawasan Tanjung, mengalami penganiayaan hingga mengakibatkan anak perempuannya bernama Yuliati meninggal. Sedangkan istrinya, hingga Minggu (18/9/2016), harus dirawat intensif di RS Mardi Rahayu Kudus.

Diduga pelakunya adalah Ahm, yang masih memiliki ikatan saudara dengan korban. Kejadian itu memang mengemparkan warga sekitar. Sampai saat ini, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait hal ini.

Editor: Merie

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

bupati pati e

Baliho Bakal Calon Bupati Pati Terpasang di Pohon Pakai Paku di Kudus

Selengkapnya →