Loading...
You are here:  Home  >  Headlines  >  Artikel ini

2 Tewas saat Fortuner Kecelakaan di Pecangaan Jepara



Reporter:    /  @ 16:10:25  /  17 September 2016

    Print       Email
ilustrasi

ilustrasi

MuriaNewsCom, Jepara – Sebuah mobil Toyota Fortuner bernomor polisi B1652SJP oleng di jalan Jepara-Kudus turut Desa Pecangaan Kulon, Kecamatan Pecangaan, Jepara, Sabtu (17/9/2016) sekitar pukul 04.00 WIB.

Mobil tersebut ditumpangi delapan orang yang masih satu keluarga. Dua dari delapan penumpang tersebut, dua orang tewas setelah mengalami luka berat pada bagian kepala.

Delapan orang tersebut adalah Sunardiyanto (42), Emil Yulia (39), Harum Putri Siyayaroyani (13). Ketiganya merupakan warga jalan Suka Mulia Gang Jambu Tangerang. Kemudian Kaila Dafina (10), Reza Relnaldi (13), Tutin Aniarita (38), Selena Elora Fitria (6), keempatnya merupakan warga jalan Singa Raya gang Lukis Jakarta Selatan. Selain tujuh orang itu, satu sopir yakni Dwi Ariyanto (37), warga Grabag Magelang.

Dua orang yang diketahui tewas adalah Emil Yulia (39) dan Sunardiyanto (42). Keduanya tewas setelah mengalami luka berat pada bagian kepala. Sedangkan penumpang lain masih dirawat di RSUD Kartini Jepara. Diketahui bahwa korban selamat mengalami luka-luka pada bagian kaki dan tangan.

Kasatlantas Polres Jepara, AKP Andhika Wiratama mengemukakan, peristiwa terjadi pada Sabtu pagi tadi, di jalan raya Jepara-Kudus, depan masjid turut Desa Pecangaan Kulon. Kondisi jalan saat kejadian cenderung sepi, sehingga dimungkinkan kecepatan mobil tinggi.

“Ini kecelakaan tunggal. Mobilnya oleng hingga ke pinggir jalan, kemudian menabrak pohon. Saat kejadian kondisi jalan sepi karena masih pagi sekali,” ujar Andhika kepada MuriaNewsCom, Sabtu (17/9/2016)

Menurutnya, sebagian besar korban mengalami luka di bagian kaki dan tangan. Sebagian yang lain memang mengalami luka berat di bagian kepala. Usai diketahui kejadian tersebut, petugasnya melakukan olah TKP dan membawa para korban ke RSUD Kartini Jepara.

Sementara itu, petugas kamar jenazah RSUD Kartini, Jono mengatakan, dua jenazah masih di rs. Sebagaian korban dirawat intensif di rumah sakit. Berdasarkan pemeriksaan tim dokter, korban tewas akibat luka berat di bagian kepala.

“Hasil pemeriksaan dokter, luka dibagian kepala cukup parah sehingga nyawa korban tidak mampu diselamatkan,” katanya.

Berdasarkan informasi yang diterima, rombongan keluarga dari Tangerang dan Jakarta Selatan tersebut berniat mengunjungi salah satu anggota keluarga yang diketahui mondok di salah satu pondok pesantren yang ada di Kecamatan Bangsri, Jepara. Namun, belum sampai ke lokasi tujuan, nasib nahas terjadi pada mereka.

Editor : Akrom Hazami           

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

bupati pati e

Baliho Bakal Calon Bupati Pati Terpasang di Pohon Pakai Paku di Kudus

Selengkapnya →