Loading...
You are here:  Home  >  Headlines  >  Artikel ini

Pesona Anwar Zahid Bikin Warga Pati Pilih Datang ke Pengajian Ketimbang Nonton Konser Dangdut



Reporter:    /  @ 18:45:54  /  16 September 2016

    Print       Email
Pengajian akbar bersama KH Anwar Zahid di Mapolres Pati, Kamis (16/09/2016) malam. (MuriaNewsCom/Lismanto)

Pengajian akbar bersama KH Anwar Zahid di Mapolres Pati, Kamis (16/09/2016) malam. (MuriaNewsCom/Lismanto)

MuriaNewsCom, Pati – Ribuan warga Pati memilih untuk mengikuti pengajian KH Anwar Zahid di Mapolres Pati, Kamis (15/09/2016) malam. Padahal, pada malam yang sama, ada 22 hiburan dangdut yang ada di Pati.

Mereka tampak memadati halaman Mapolres Pati untuk mendengar ceramah kiai yang dikenal dengan banyolannya tersebut. Hal itu diungkapkan Kapolres Pati AKBP Ari Wibowo.

“Malam itu juga, sebetulnya ada hiburan sebanyak 22 pentas dangdut yang tersebar di berbagai daerah di Kabupaten Pati. Namun, banyaknya pentas dangdut ternyata tidak mengurangi minat warga Pati untuk mengikuti pengajian yang kami gelar,” kata AKBP Wibowo.

Sebelum pengajian dimulai, Polres mengadakan perjanjian dengan Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pati. Perjanjian yang tertuang dalam MoU tersebut menjadi bagian dari agenda polisi untuk menangkal paham radikalisme, termasuk terorisme.

“Paham radikalisme sangat berbahaya untuk keberlangsungan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Sebab, dari radikalisme berujung pada terorisme. Kekhawatiran itu yang kami antisipasi sejak dini dengan bekerja sama dengan Kemenag,” tuturnya.

Anwar Zahid kemudian mulai dengan ceramahnya. Dia mengaku sebetulnya juga berpangkat AKBP. Jika Ari Wibowo berpangkatĀ  Ajun Komisaris Besar Polisi, Zahid juga AKBP yang artinya Aku Kiai Balane Polisi. Sontak, banyolan Zahid mengundang gelak tawa dari jemaah.

Selain itu, Zahid juga meminta kepada polisi untuk melakukan razia tilang dengan benar. Bila memang lengkap dan tidak bersalah, kata Zahid, pengendara mestinya diloloskan, tidak dicari kesalahan-kesalahan di luar aturan.

“Polisinya kan gajinya sudah besar. Kenapa pada tanggal tua masih cari-cari tambahan. Kalau pengendara tidak ada kesalahan ya sudah, jangan dicari-cari kesalahan hingga tutup pentil segala,” kata Zahid.

Editor : Kholistiono

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

bupati pati e

Baliho Bakal Calon Bupati Pati Terpasang di Pohon Pakai Paku di Kudus

Selengkapnya →