Loading...
You are here:  Home  >  Info Muria  >  Artikel ini

Pengakuan Warga Tentang Pelaku Pembunuhan Sadis di Kedungringin Rembang



Reporter:    /  @ 19:00:25  /  16 September 2016

    Print       Email
Pelaku saat diamankan petugas kepolisian di Mapolres Rembang, Kamis (15/09/2016). (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

Pelaku (baju biru) saat diamankan petugas kepolisian di Mapolres Rembang, Kamis (15/09/2016). (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

MuriaNewsCom, Rembang – Warga di Desa Kedungringin, Kecamatan Sedan, Rembang, menyatakan jika Syafii (23), pelaku pembunuhan terhadap Mahfudz (35), dalam kesehariannya di kampung, terkenal sebagai seorang pemuda yang berangasan.

Sarwi (48) warga Desa Beringin, yang merupakan tetangga pelaku dan juga korban mengatakan, jika pelaku dalam kesehariannya kurang memiliki etika atau sopan santun. “Kesehariannya di kampung ya begitu, kurang ada sopan santunnya. Kan bisa dilihat tu dari potongan rambutnya, dan mukanya yang kelihatan berangasan begitu,” ungkapnya.

Terkait peristiwa pembunuhan yang dilakukan pelaku, dirinya berharap pihak berwajib bisa memberikan hukuman yang setimpal. Sebab, pelaku telah menghilangkan nyawa seseorang dengan cara yang sadis, bahkan menghabisi nyawa di depan anak korban.

Sementara itu, Masdi (37) yang juga warga Kedungringin menuturkan, jika korban, merupakan sosok yang dikenal sebagai pekerja keras. Begitu juga dengan istrinya Nur Hidayah yang juga ikut membantu perekonomian keluarga dengan membuka toko kecil di rumah.

“Korban ini kan tulang punggung keluarga, dan saat ini juga sedang membangun rumah yang ditinggali bersama anak dan istrinya. Pada saat kejadian itu, sebenarnya korban baru sehari di rumah. Karena sebelumnya, korban pergi melaut,” katanya.

Terpisah, Kasat Reskrim Polres Rembang AKP Eko Adi Pramono mengungkapkan, jika pihaknya saat ini terus melakukan pengembangan terhadap pelaku, termasuk motif yang melatarbelakangi pelaku membunuh korban. “Bila memang sudah direncanakan, tentunya hukumannya lebih berat,” katanya.

Editor : Kholistiono

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Asyiknya Nge-Jazz Sambil Berkubang Lumpur

Selengkapnya →