Loading...
You are here:  Home  >  Headlines  >  Artikel ini

Guru SDN 01 Kedungringin Berharap Muridnya Tidak Trauma Adanya Peristiwa Pembunuhan yang Terjadi di Area Sekolah



Reporter:    /  @ 19:20:25  /  15 September 2016

    Print       Email
Situasi rumah Mahfudz, korban pembunuhan di area SDN 01 Kedungringin, Kecamatan Sedan, Kamis (15/09/2016). Korban saat ini sudah dimakamkan di tempat pemakaman umum desa setempat (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

Situasi rumah Mahfudz, korban pembunuhan di area SDN 01 Kedungringin, Kecamatan Sedan, Kamis (15/09/2016). Korban saat ini sudah dimakamkan di tempat pemakaman umum desa setempat (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

MuriaNewsCom, Rembang – Juwito, salah satu guru SDN 01 Kedungringin, Kecamatan Sedan, Rembang, berharap anak didiknya tidak mengalami trauma akibat adanya peristiwa pembunuha yang terjadi di lingkungan sekolah pada Kamis (15/09/2016) pagi.

Untuk itu, pihaknya akan memberikan edukasi kepada murid-murid, agar peristiwa yang terjadi di area sekolah itu tidak berdampak secara psikis kepada anak-anak. Sehingga, ke depan anak-anak bisa belajar dengan nyaman.

“Ketika peristiwa pembunuhan terjadi, memang anak-anak sedang belajar di dalam kelas. Tapi tidak menutup kemungkinan, sebagian dari mereka ada yang keluar melihat, karena kejadiannya berada di area sekolah. Apalagi, korban pembunuhan memiliki anak yang bersekolah di SD ini,” ungkapnya.

Sementara itu, Warsi (47) tetangga korban mengatakan, jika anak korban yang masih balita, dan ketika peristiwa pembunuhan tersebut bersama korban, saat ini sedang bersama keluarga yang lain. Sebab, rumah korban masih banyak orang datang untuk mempersiapkan pemakaman korban. “Untuk sementara, anaknya yang masih balita itu, diajak keluarga yang lain untuk ditenangkan. Karena memang anak itu belum mengerti apa-apa, dan mudah-mudahan tidak berdampak terhadap psikisnya,” ujarnya.

Karlan (55) salah satu keluarga korban mengatakan, pihak keluarga saat ini sudah mengikhlaskan kejadian itu.”Kita pasrahkan kepada polisi saja. Meskipun tadi ada salah satu sepupu yang emosi melihat tragedi ini. Namun untuk saat ini, pihak keluarga sudah menenangkannya. Harapannya, pelaku dihukum yang seberat-beratnya,” pungkasnya.

Perlu diketahui, peristiwa pembunuhan terjadi pagi tadi. Korbannya adalah Mahfudz (35) yang kesehariannya bekerja sebagai nelayan, warga Desa Kedungringin, Sedan, Rembang. Sedangkan pelakunya adalah Safii (23) yang merupakan tetangga korban.

Insiden berdarah ini bermula ketika korban sedang mengasuh anaknya yang masih balita di area SDN 01 Kedungringin. Selain mengasuh, korban juga melihat putrinya yang duduk di kelas VI SD.

Ketika sedang mengasuh anak itu, korban didatangi pelaku dan akhirnya terjadi cekcok, yang pada akhirnya pelaku membunuh korban dengan menggunakan tatah. Korban juga dibunuh dengan sadis di hadapan anaknya yang balita.

Editor : Kholistiono

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

bupati pati e

Baliho Bakal Calon Bupati Pati Terpasang di Pohon Pakai Paku di Kudus

Selengkapnya →