Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Grobogan  >  Artikel ini

Mantan Direktur PDAM Sumbawa jadi Pelamar Terakhir Calon Direktur PDAM Grobogan



Reporter:    /  @ 20:15:13  /  15 September 2016

    Print       Email
Mantan Direktur PDAM Sumbawa, Nusa Tenggara Barat Gani Eko Harsono jadi pelamar terakhir yang memasukkan berkas lamaran calon Direktur PDAM Grobogan, Kamis, (15/9/2016). (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Mantan Direktur PDAM Sumbawa, Nusa Tenggara Barat Gani Eko Harsono jadi pelamar terakhir yang memasukkan berkas lamaran calon Direktur PDAM Grobogan, Kamis, (15/9/2016). (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom, Grobogan – Jumlah pelamar calon Direktur PDAM Grobogan pada seleksi tahap II bertambah lagi. Ini, menyusul adanya satu orang lagi yang memasukkan berkas lamarannya pada hari terakhir, Kamis (15/9/2016).

Pelamar paling akhir tercatat atas nama Gani Eko Harsono dengan alamat di Klaten. Pria ini sebelumnya pernah menjabat jadi Direktur PDAM Sumbawa, Nusa Tenggara Barat.

“Saya pernah jadi Direktur PDAM di Sumbawa selama satu periode. Sebelum itu, saya pernah jadi Wakil Direktur PDAM Sukoharjo,” kata Gani pada wartawan, usai menyerahkan berkas lamarannya di Bagian Perekonomian Pemkab Grobogan.

Dengan adanya tambahan satu orang ini, maka jumlah pelamar calon Direktur PDAM keseluruhan ada delapan orang. Sebelumnya, sudah ada tujuh nama yang tercatat jadi peserta seleksi tahap II tersebut.

Masing-masing, Tri Achmadi, warga Sayung, Demak yang berprofesi jadi dosen. Pelamar perdana yang aslinya dari Grobogan ini memasukkan berkas lamarannya pada 30 Agustus. Kemudian ada nama M Sholeh dari Jakarta. Pelamar kedua yang disebut-sebut pernah menjabat jadi Direktur PDAM Sragen ini memasukkan berkas lamaran pada 6 September.

Pelamar lainnya, Agus Widodo dan M Andi Kurniawan. Keduanya, memasukkan berkas pada Sabtu (10/9/2016). Pelamar atas nama Agus Widodo berasal dari Madiun. Disebut-sebut, saat ini, Agus masih jadi karyawan PDAM di sana.

Sedangkan M Andi Kurniawan, meski beralamat di Semarang tetapi asalnya dari Grobogan. Andi diketahui adalah pengusaha properti yang punya beberapa lokasi perumahan di Grobogan.

Sehari menjelang masa pendaftaran berakhir, Rabu (14/9/2016) kemarin, ada tiga orang pelamar yang datang dalam waktu hampir bersamaan. Menariknya, ketiga orang ini, sebelumnya sama-sama pernah menjabat direktur BUMD.

Pendaftar pertama yang memasukkan berkas lamaran adalah Bambang Pulunggono. Sebelumnya, Bambang sempat menjabat jadi Direktur Purwa Aksara selama 14 tahun.

Saat ini, Bambang masih aktif di salah satu BUMD milik Pemkab Grobogan. Namun, posisinya hanya menjabat sebagai Plt Direktur Purwa Aksara, tidak lagi jadi direktur definitif seperti sebelumnya.

Pendaftar kedua juga mantan direktur salah satu BUMD milik Pemkab Grobogan. Yakni, Nur Cholis yang sebelumnya pernah jadi Direktur Purwa Artha hingga awal tahun 2016.

Satu orang lagi yang ikut memasukkan berkas lamaran adalah Gus Wakhid Hidayat. Pelamar ini sebelumnya pernah jadi Direktur PDAM Rembang selama dua periode.

Kabag Perekonomian Pemkab Grobogan Anang Armunanto menyatakan, pihaknya merasa lega karena sudah banyaknya pelamar calon Direktur PDAM tersebut. “Hari ini, masa pendaftaran resmi kita tutup. Sampai batas akhir, totalnya ada delapan orang yang memasukkan berkas lamaran,” katanya.

Menurut Anang, proses rekrutmen tahap II ini terbuka untuk umum. Artinya, selain dari kalangan internal PDAM, dari pihak luar juga punya kesempatan ikut seleksi.

Lebih lanjut diuraikan, salah satu persyaratan yang ditentukan adalah pendidikan minimal S1. Kemudian, punya pengalaman mengelola perusahaan minimal 15 tahun bagi calon dari luar PDAM. Untuk calon dari dalam (internal) harus punya masa kerja minimal 10 tahun.

Kemudian, persyaratan usia ditentukan maksimal 50 tahun untuk calon dari luar. Sedangkan calon dari internal PDAM batasan usianya 55 tahun. “Dalam proses rekrutmen nanti kita akan menggandeng pihak ketiga. Yakni, dari kalangan perguruan tinggi (UGM). Hal ini untuk menjamin proses rekrutmen dilakukan profesional dan transparan,” katanya.

Editor : Kholistiono

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Asyiknya Nge-Jazz Sambil Berkubang Lumpur

Selengkapnya →