Loading...
You are here:  Home  >  Headlines  >  Artikel ini

Polisi Bekuk Pelaku Pembunuhan Sadis Nelayan di Rembang



Reporter:    /  @ 15:11:54  /  15 September 2016

    Print       Email
Pelaku (tengah) ketika diamankan polisi pada Kamis (15/09/2016) sekitar pukul 12.00 WIB. Pelaku dibekuk ketika bersembunyi di sawah dekat desa (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

Syafii(tengah), pelaku pembunuhan ketika diamankan polisi pada Kamis (15/09/2016) sekitar pukul 12.00 WIB. Pelaku dibekuk ketika bersembunyi di sawah dekat desa (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

MuriaNewsCom, Rembang – Jajaran Polres Rembang berhasil membekuk Syafii (23) pelaku pembunuhan terhadap Mahfudz (35), seorang nelayan asal Desa Kedungringin, Kecamatan Sedan, Rembang. Pelaku dibekuk sekitar pukul 12.00 WIB, beberapa jam setelah peristiwa terjadi.

Kasat Reskrim Polres Rembang AKP Eko Adi Pramono menyatakan, setelah mendapatkan informasi adanya pembunuhan, pihaknya langsung memburu pelaku. Pihaknya juga melakukan koordinasi dengan pemerintah desa setempat dan juga pihak keluarga korban.

“Kami bertindak cepat dengan berkoordinasi dengan beberapa pihak, di antaranya pemdes dan juga pihak keluarga korban. Akhirnya, pelaku berhasil kami tangkap ketika sedang bersembunyi di sawah yang tak jauh dari desa setempat,” ujarnya.

Kasat juga menjelaskan, dari hasil pemeriksaan yang dilakukan, korban mengalami luka tusuk di leher bagian kiri dan luka sayatan di tangan bagian kiri. “Ada luka tusukan di dua tempat, yakni di leher dan tangan kiri. Untuk yang di tangan ini, dimungkinkan untuk menangkis benda tajam berupa tatah ketika berkelahi dengan pelaku,” imbuhnya.

Sementara itu, di hadapan polisi, pelaku mengaku mendapatkan tatah untuk membunuh korban tersebut berasal dari dalam karung yang berisi pupuk kandang. Namun demikian, polisi tak lantas memercayai ucapan pelaku. Sebab, secara fisik, benda tajam tersebut tidak ada kotoran pupuk kandangnya.

Sementara untuk motif pembunuhan tersebut, polisi juga masih mendalaminya. “Apakah memang motifnya ini karena dendam lama yang berkaitan dengan peristiwa perkelahian di konser dangdut beberapa waktu lalu, atau ada motif lain. Kami masih terus mendalaminya,” ungkapnya.

Untuk diketahui, peristiwa pembunuhan ini terjadi pada Kamis pagi sekitar pukul 08.25 WIB. Ketika itu, korban sedang mengasuh anaknya yang masih balita di area SDN 01 Kedungringin. Selain mengasuh, korban juga melihat putrinya yang duduk di kelas VI SD.

Ketika sedang mengasuh anak itu, korban didatangi pelaku dan akhirnya terjadi cekcok, yang pada akhirnya pelaku membunuh korban dengan menggunakan tatah. Korban juga dibunuh dengan sadis di hadapan anaknya yang balita itu.

Baca juga : Sadis, Seorang Nelayan di Rembang Dibunuh di Depan Anaknya yang Masih Balita

Editor : Kholistiono

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

bupati pati e

Baliho Bakal Calon Bupati Pati Terpasang di Pohon Pakai Paku di Kudus

Selengkapnya →