Loading...
You are here:  Home  >  Headlines  >  Artikel ini

Memprihatinkan, Desa di Jepara Didominasi Kelas Rendah



Reporter:    /  @ 17:35:54  /  14 September 2016

    Print       Email
jepara-desa-e

Kepala Bagian (Kabag) Pemerintahan Setda Jepara Arwin Nor Isdiyanto menerangkan jika kondisi desa masih didominasi kelas rendah. (MuriaNewsCom)

MuriaNewsCom, Jepara – Ini satu kenyataan yang cukup memprihatinkan. Ternyata profil desa-desa yang ada di Kabupaten Jepara, didominasi kelas rendah. Yakni melebihi 50%.

Yang dimaksud desa kelas rendah adalah sebagai desa swadaya. Kondisi itu cukup mengkhawatirkan, karena akan berimbas ke banyak faktor. Kepala Bagian (Kabag) Pemerintahan Setda Jepara Arwin Nor Isdiyanto mengatakan, status desa dipengaruhi berbagai aspek.

Aspek-aspek itu, yang ditentukan berdasarkan pengisian profil desa secara online, melalui server yang telah disediakan oleh pemerintah pusat. ”Di antara aspek itu adalah luas wilayah, jumlah penduduk, dan perubahan penduduk,” jelasnya kepada MuriaNewsCom, Rabu (14/9/2016).

Dikatakan Arwin, di atas desa swadaya ialah desa swakarya dan desa swasembada. Dan memang masing-masing profil desa itu menentukan beberapa faktor yang terkait di dalamnya.

Untuk desa swakarya misalnya, boleh memilih apakah menggunakan dua kasi atau tiga kasi dalam struktur desa. ”Sementara untuk desa swasembada, harus menggunakan tiga kasi karena sudah dipandang mampu dan lebih maju.,” ungkapnya.

Namun, yang terjadi di Jepara adalah berbeda. Dengan status atau profil desa yang swadaya, maka hanya diperbolehkan mengangkat perangkat desa maksimal dua kasi, dalam struktur pemerintahan desa.

Menurut Arwin, di Jepara sendiri tahun ini masih didominasi desa swadaya. Meski demikian, ia tak menyebut angka pasti berapa persentase desa swadaya, dari 194 desa yang ada di Jepara. ”Yang pasti desa swadaya masih di atas 50 persen,” katanya.

Editor: Merie

 

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

bupati pati e

Baliho Bakal Calon Bupati Pati Terpasang di Pohon Pakai Paku di Kudus

Selengkapnya →