Loading...
You are here:  Home  >  Headlines  >  Artikel ini

Pajak Sarang Burung Walet di Jepara Dipertahankan



Reporter:    /  @ 08:15:38  /  14 September 2016

    Print       Email
ilustrasi

ilustrasi

MuriaNewsCom, Jepara – Meskipun sudah banyak daerah yang menghilangkan pajak sektor sarang burung walet. Di Kabupaten Jepara, pajak sektor yang satu ini masih dipertahankan.

Hal itu seperti yang dikatakan Kasi Penagihan dan Pelaporan Pajak pada Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKD) Jepara, Budhi Sulistiyawan. Menurutnya, Pemkab Jepara masih mempertahankan pajak sarang burung walet.

“Sarang burung walet sempat sangat populer sehingga masuk dalam kategori yang harus membayar pajak. Sampai sekarang di Jepara masih ada penarikan pajak sarang burung walet,” ujar Budhi kepada MuriaNewsCom.

Lebih lanjut ia mengemukakan, Pemkab Jepara masih menargetkan pendapatan dari sektor itu. Untuk tahun ini, targetnya sekitar Rp 15 juta. Sampai September ini, sudah mampu dicapai sekitar Rp 9.050.000.

“Pendapatkan pajak dari sarang burung walet di Jepara semakin berkurang dan diprediksikan kembali tidak dapat memenuhi target tahun ini. Sebab sarang burung walet setiap tahunnya terus mengalami penurunan,” katanya.

Hal itu disebabkan karena lesunya pasar dan menyebabkan banyak yang gulung tikar. Sehingga setiap tahunnya para pengusaha yang memilih menutup usahanya dan beralih pada usaha yang lebih menjanjikan.

“Titik-titik sarang burung walet di Jepara berkurang. Dari ratusan kini tinggal hanya 30-an yang memilih aktif. Sehingga berakibat pada pendapat pajak dari sarang burung walet ini tidak bisa menutup target,” tambahnya.

Dia menambahkan, biar sedikit, tapi tetap masih ada pemasukan pendapatan pajak dari sektor ini. Setidaknya bisa menambah pemasukan untuk Kabupaten Jepara.

Editor : Akrom Hazami

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

bupati pati e

Baliho Bakal Calon Bupati Pati Terpasang di Pohon Pakai Paku di Kudus

Selengkapnya →