Loading...
You are here:  Home  >  Headlines  >  Artikel ini

Solusi Dokter Biar Mudah Dapat Keturunan



   /  @ 13:00:44  /  13 September 2016

    Print       Email
dr Meidonna N Milla, MCE saat memaparkan metode IUI di salah satu hotel di Semarang belum lama ini. (RSI Sultan Agung)

dr Meidonna N Milla, MCE saat memaparkan metode IUI di salah satu hotel di Semarang belum lama ini. (RSI Sultan Agung)

MuriaNewsCom, Kudus – Bagi pasangan infertilitas, kini semakin mudah untuk mendapatkan keturunan. Yaitu dengan pemanfaatan Tekhnologi Reproduksi Berbantu (TRB).

TRB merupakan metode yang bertujuan untuk mempertemukan sel benih pria dan wanita, yang secara alami memiliki kesulitan untuk bertemu karena berbagai factor.

Untuk saat ini, dunia medis mengenal beberapa jenis TRB antara lain Intra Uterine Insemination (IUI) dan Invitro Fertilization secara konvensional ataupun ICSI (Intra sitoplasma Sperma Injection).

Dari sekian banyak metode fertilitas, IUI tergolong sederhana dan singkat serta dengan biaya terjangkau. IUI adalah proses memasukkan sperma secara langsung ke dalam rongga rahim istri.

IUImemperpendek jarak tempuh sperma di dalam saluran reproduksi wanita sekaligus meningkatkan jumlah sperma yang mencapai saluran telur. Pada akhirnya meningktakan kemungkinan terjadinya pembuahan atau kehamilan” ujar embriolog Sultan Agung Fertility Center dr Meidonna Nurul Milla, MCE dalam sebuah sesi talkshow All About Fertility di Hotel Pandanaran, Semarang, dalam rilis persnya ke MuriaNewsCom.

Meidonna menjelaskan penerapan IUI bisa dilakukan bila adanya jumlah atau pergerakan (motilitas) sperma yang kurang. IUI, lanjut Meidonna juga bisa diterapkan pada kondisi leher rahim yang kurang “ramah” terhadap sperma seperti bekas luka yang halangi pergerakan sperma.

Lantas bagaimana prosedur IUI ? Sperma yang sudah dikeluarkan oleh suami akan di ‘cuci’ (sperm washing) atau memisahkan sperma dari cairan semen, debris , mikroorganisme dan sperma yang mati.

Selanjutnya akan diletakkan dalam kateter khusus kemudian diinseminasikan (dimasukkan) ke dalam rahim istri. “Proses selanjutnya , dokter akan memantau selama kurang lebih 9-12 hari setelah inseminasi” papar Meidonna.

Sebelum dilakukan IUI, dokter akan melakukan pemberian obat-obatan perangsang peningkatan jumlah dan kualitas sel telur dan pemantauan dengan USG untuk memantau perkembangan sel telur. “Tim dokter akan melakukan IUI saat tepat terjadi pelepasan sel telur dari indung telur,” pungkasnya.

Editor : Akrom Hazami

 

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

bupati pati e

Baliho Bakal Calon Bupati Pati Terpasang di Pohon Pakai Paku di Kudus

Selengkapnya →