Loading...
You are here:  Home  >  Headlines  >  Artikel ini

Bupati Angkat Bicara Terkait Kampanye Hitam Berkedok Teror Bom di Pati



Reporter:    /  @ 12:00:09  /  13 September 2016

    Print       Email
Bupati Pati Haryanto pada salah satu kegiatan beberapa waktu lalu. Dirinya mengimbau kepada warga untuk guyub rukun, tidak terpancing dengan isu politik yang tidak bertanggung jawab. (MuriaNewsCom/Lismanto)

Bupati Pati Haryanto pada salah satu kegiatan beberapa waktu lalu. Dirinya mengimbau kepada warga untuk guyub rukun, tidak terpancing dengan isu politik yang tidak bertanggung jawab. (MuriaNewsCom/Lismanto)

MuriaNewsCom, Pati – Bupati Pati Haryanto akhirnya angkat bicara terkait dengan kampanye hitam berkedok teror mirip bom yang terjadi di depan Kantor DPRD Pati dan Rumah Dinas Sekda Pati Desmon Hastiono, tak lama ini.

Menurutnya, kampanye hitam dilakukan oleh orang-orang tak bertanggung jawab yang ingin merusak kondusivitas Kabupaten Pati menjelang pilkada pada 15 Februari 2017 mendatang. Karena itu, bupati meminta kepada masyarakat untuk tidak menanggapi adanya kotak mirip bom, karena sudah dipastikan bermuatan politis.

“Kami sebagai kepala daerah mengimbau kepada warga Pati untuk ikut menjaga situasi yang kondusif, terutama menjelang pilkada. Kami meminta kepada warga untuk tidak mudah terprovokasi adanya isu-isu yang memecah belah warga Pati,” imbau Haryanto.

Terlebih, kata Haryanto, Pati saat ini menghadapi maraknya kampanye hitam yang berisi fitnah. Meski begitu, dia yakin bila warga Pati sudah dewasa dan cerdas dalam menilai mana yang benar dan mana yang salah.

“Saya kira warga Pati sudah cerdas bila kampanye hitam yang berisi fitnah jelas untuk kepentingan politis, sehingga tidak perlu ditanggapi berlebihan. Apalagi, isu-isu politik yang tidak benar mengancam kenyamanan, keamanan dan kondusivitas masyarakat,” tuturnya.

Hal itu yang membuat Haryanto mengajak warga Pati untuk tetap membangun semangat guyub rukun. Dengan begitu, upaya teror dari pihak yang tidak bertanggung jawab yang tidak bisa memecah warga Pati. “Tujuan mereka meresahkan warga. Kalau kita saling guyub, mereka akan gagal menciptakan keresahan menjelang pilkada,” pungkasnya.

Editor : Kholistiono

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

bupati pati e

Baliho Bakal Calon Bupati Pati Terpasang di Pohon Pakai Paku di Kudus

Selengkapnya →