Loading...
You are here:  Home  >  Headlines  >  Artikel ini

Ilegal, Dewan Minta Eksploitasi Air Muria Ditutup



Reporter:    /  @ 14:44:17  /  12 September 2016

    Print       Email
Pekerja mengisi air pegunungan di sebuah depo isi air di Kudus, beberapa waktu yang lalu. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

Pekerja mengisi air pegunungan di sebuah depo isi air di Kudus, beberapa waktu yang lalu. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

MuriaNewsCom, Kudus – Usaha depo air permukaan yang marak di lereng Muria, Kecamatan Dawe, Kudus, merupakan hal ilegal. Hal itu disebabkan usaha tidak mengantongi izin. Untuk itu, Dewan setempat meminta agar pemkab bertindak tegas dengan menutup Usaha.

Ketua Komisi B Muhtamat meminta pelaku usaha depo air di wilayah lereng Muria Kabupaten Kudus menghentikan usahanya. Hal itu mengacu pada hasil konsultasi Komisi B DPRD Kudus ke Kementerian Lingkungan Hidup, beberapa waktu lalu .”Setiap usaha ada peraturan yang mengatur. Jadi kalau ilegal kami bakal mengawal untuk dapat ditutup segera,” katanya.

Eksploitasi air di lereng Muria telah menjadi perhatian khusus. Warga dan petani yang tinggal di sekitar Kecamatan Dawe kerap mengeluhkan kesulitan mendapatkan air.

Hal itu, karena pelaku usaha telah membendung air dari sumbernya langsung di wilayah hutan Muria. Dari bendung itu, air dialirkan menggunakan pipa menuju lokasi usaha yang dikelola warga. Air itu dijual hingga ke luar daerah, menggunakan mobil tangki yang hilir mudik setiap hari.

“Jumlahnya mencapai puluhan, dan banyak dijual ke luar kota. Padahal air tersebut banyak dibutuhkan untuk masyarakat Kudus,” ungkapnya.

Ketua DPRD Kudus Masan mengatakan, pihaknya prihatin dengan eksploitasi air itu. Pihaknya akan menyurati pemkab untuk segera bertindak tegas.”Setiap usaha wajib mengantongi perizinan, terutama izin lingkungan. selama tidak ada perizinan yang lengkap, usaha yang mengeksploitasi air permukaan itu ilegal,” katanya

“Jika air yang diambil dipergunakan untuk warga sekitar, tidak masalah. Namun jika sudah ada komersialisasi, air yang diambil dijual ke warga di luar desa, bahkan hingga luar kabupaten, maka harus melengkapi perizinan yang berlaku,” katanya.

Editor : Akrom Hazami

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

bupati pati e

Baliho Bakal Calon Bupati Pati Terpasang di Pohon Pakai Paku di Kudus

Selengkapnya →