Loading...
You are here:  Home  >  Headlines  >  Artikel ini

Tahukah Anda Jika Tahun Ini Kita Akan Banjir Gula?



Reporter:    /  @ 09:30:00  /  12 September 2016

    Print       Email
kudus-tebu-2-e

Petani memanen tebunya dan mengangkut ke kendaraan truk. Saat ini karena impor yang dilakukan pemerintah, maka Indonesia sudah bisa dibilang banjir gula. Padahal petani baru saja panen. (MuriaNewsCom)

MuriaNewsCom, Kudus – Kekhawatiran akan nasib petani tebu yang semakin merugi di tengah panen yang mereka lakukan, memang beralasan. Selain harga lelang yang semakin turun, impor gula yang dilakukan pemerintah.

Menurut Sekretaris Jenderal (Sekjen) Dewan Pimpinan Nasional Andalan Petani Tebu Rakyat Indonesia (DPN-APTRI) M Nur Khabsyin kebutuhan gula konsumsi adalah 2,7 juta ton. Diperkirakan produksi tahun ini adalah 2,4 juta ton. ”Kekurangannya adalah 300 ribu ton,” katanya.

Saat ini, Khabsyin mengatakan jika izin impor gula untuk kebutuhan konsumsi, baik dari raw sugar maupun white sugar, totalnya ada 1.126.000 ton. Padahal kekurangan gula konsumsi hanya 300 ribu ton, sehingga ada kelebihan 826.000 ton. ”Belum lagi ditambah kelebihan impor gula rafinasi sebesar 600.000 ton. Jadi untuk tahun ini saja, kita sudah banjir gula,” terangnya.

Jika kemudian tujuankalo tujuan impor adalah untuk stabilisasi harga, maka itu tidak tepat dilakukan. Karena harga gula saat ini masih wajar, di mana konsumen tidak ada persoalan dengan harga gula.

”Tidak ada konsumen yang menjerit soal harga gula. Lain kalau dibandingkan dengan kenaikan harga daging dan bawang yang sangat tinggi. Dan kalau tujuan impor untuk buffer stock, juga ironis, karena gula langsung digelontorkan ke pasar,” paparnya.

Jika pemerintah hendak melakukan buffer stock, menurut Khabsyin, harusnya tidak melakukan impor sekarang. Tetapi menunggu hingga selesainya musim giling. Dari sanalah, baru diketahui berapa kekurangan gula yang sebenarnya.

”Apalagi, gula Bulog eks impor yang berasal dari Thailand itu, tidak ada SNI. Sehingga melanggar Undang-Undang tentang Pangan. Untuk itu kami akan meloporkan ke aparat penegak hukum atas pelanggaran ini,” tegasnya.

Editor: Merie

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

bupati pati e

Baliho Bakal Calon Bupati Pati Terpasang di Pohon Pakai Paku di Kudus

Selengkapnya →