Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Grobogan  >  Artikel ini

Anda Terganggu dengan Ulah Wartawan Abal-abal? Begini Kiat Mengatasinya



Reporter:    /  @ 21:14:50  /  10 September 2016

    Print       Email
Ketua PWI Jawa Tengah Amir Machmud saat melangsungkan pelantikan pengurus PWI Grobogan periode 2016-2019, di Gedung Riptaloka, Sabtu (10/9/2016). (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Ketua PWI Jawa Tengah Amir Machmud saat melangsungkan pelantikan pengurus PWI Grobogan periode 2016-2019, di Gedung Riptaloka, Sabtu (10/9/2016). (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom, Grobogan – Keberadaan oknum yang mengaku wartawan atau lebih dikenal dengan sebutan wartawan bodrek atau wartawan abal-abal ternyata masih banyak dijumpai sampai saat ini. Hal ini terungkap dalam acara Konferensi Kabupaten (Konferkab) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Grobogan dan Sosialisasi Undang-undang Pokok Pers No 40 Tahun 1999 serta Kode Etik Jurnalistik yang dilangsungkan di Gedung Riptaloka, Sabtu (10/9/2016).

Dalam acara tersebut, banyak peserta sosialisasi mengeluhkan banyaknya oknum wartawan yang dinilai mengganggu kinerja tersebut. “Kami sering didatangi orang-orang yang mengaku wartawan. Terutama sekali menjelang lebaran. Kehadiran mereka membuat kami gelisah. Bahkan pimpinan kami sering memilih sembunyi ketika didatangi oknum tersebut,” kata Suyono, salah satu peserta sosialisasi.

Menanggapi hal ini, Ketua PWI Jawa Tengah Amir Machmud meminta kepada para pejabat agar tidak takut terhadap wartawan. Apabila ada oknum yang mengaku wartawan dan melakukan tindakan di luar kegiatan jurnalisme, seperti melakukan pemerasan maka sebaiknya dilaporkan pada aparat kepolisian.

“Kami minta para pejabat atau siapapun agar tidak takut dengan wartawan. Sebab, sosok orang yang benar-benar berprofesi sebagai wartawan itu tidak menakutkan bagi siapapun,” katanya.

Amin menjelaskan, wartawan sebenarnya merupakan profesi terhormat. Hanya saja, selama ini masih ada oknum yang mengatasnamakan wartawan dan memanfaatkan profesi ini.

“Untuk menghindari hal tersebut, maka pihak dinas atau lembaga tidak perlu takut menghadapi mereka. Jangan sungkan untuk menyakan dan mencatat identitas mereka. Jika mereka berbuat yang tidak menyenangkan, segera laporkan pada pihak kepolisian atau ke PWI di wilayah ini,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Amir meminta Kepada PWI Grobogan untuk ikut menyikapi masalah ini. Caranya, dengan segera mendata anggota PWI yang kredibel dan sering melakukan pembinaan dan sosialisasi pada berbagai lapisan masyarakat.

Sebelum bertindak jadi narasumber sosialisasi, Amir terlebih dahulu sempat melangsungkan pelantikan pengurus PWI Grobogan periode 2016-2019. Selain Amir, hadir pula, Sekretaris PWI Jateng Isdiyanto dan beberapa pengurus lainnya. Acara pelantikan pengurus PWI Grobogan yang diketuai Taslim Hadi tersebut juga dihadiri Staf Ahli Aditya Wahyu Wardana dan perwakilan FKPD.

Editor : Kholistiono

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Wabup Pati Sidak di Dinas Pertanian, Ini Temuannya

Selengkapnya →