Loading...
You are here:  Home  >  Headlines  >  Artikel ini

Kisah Ajaib Tukang Becak Asal Rembang yang Tunaikan Haji Tanpa Mendaftar



Reporter:    /  @ 12:25:51  /  10 September 2016

    Print       Email
Kasrin (tengah) yang kini disebut ikut menunaikan ibadah haji di Makkah. Namun hal ini membuat heboh warga karena dinilai sangat aneh, karena Kasrin tak pernah mendaftar haji atau mengurus administrasi untuk keperluan haji (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

Kasrin (tengah) yang kini disebut ikut menunaikan ibadah haji di Makkah. Namun hal ini membuat heboh warga karena dinilai sangat aneh, karena Kasrin tak pernah mendaftar haji atau mengurus administrasi untuk keperluan haji (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

MuriaNewsCom, Rembang – Seorang tukang becak bernama Kasrin (60) bin Sumarto Warga Dukuh Gembul, Desa Sumberejo, Kecamatan Pamotan, Rembang, pada tahun ini ikut menunaikan ibadah haji ke Tanah Suci. Pria ini berangkat pada Rabu (24/08/2016) dini hari, sekitar pukul 01.00 WIB.

Namun, keberangkatan Kasrin menunaikan haji ini, justru membuat heboh warga sekitar, karena dinilai sangat aneh. Sebab, Kasrin tidak pernah mendaftarkan diri untuk menunaikan ibadah haji, dan juga tidak pernah mengurus administrasi untuk keperluan haji, baik dari tingkat desa atau lainnya.

Warga sekitar pun, katanya, tidak pernah melihat Kasrin mempersiapkan diri dengan mengikuti pelatihan manasik atau bimbingan lain tentang haji yang dilakukan pemerintah. Bahkan, dari pihak pemerintah desa juga tidak pernah mengetahui itu.

Siswoyo, salah satu perangkat Desa Sumberejo, yang juga ikut mengantar keberangkatan Kasrin mengaku heran. “Ketika dalam perjalanan ikut mengantar Pak Kasrin, saya diselimuti kebingungan dengan keberangkatan Pak Kasrin menunaikan ibadah haji. Sebab, selama ini memang tidak pernah mengurus administrasi apapun di tingkat desa untuk keperluan naik haji, dan belum lagi jika dilihat secara kasat mata mengenai perekonomian keluarga yang makin membuat saya bingung,” katanya.

Dirinya mengatakan, yang ikut mengantar kepergian Kasrin ketika itu cukup banyak. Setidaknya ada tiga mobil, yakni mobil jenis Kijang LGX, satu truk dan bus. Kemudian pengantar juga ada yang menggunakan sepeda motor sebanyak 10 unit.

Menurutnya, keluarga dan tetangga mengantar Kasrin ke Masjid Jami’ Lasem, tempat berkumpulnya rombongan jemaah calon haji lain dari wilayah Rembang bagian timur yang menunggu jemputan bus. Rombongan calhaj yang berangkat malam itu tergabung dalam kloter 38.

Lebih lanjut dirinya menceritakan, ketika berangkat tersebut, Kasrin juga tidak mengenakan seragam seperti halnya calhaj lain yang berangkat secara resmi. “Saat keberangkatan itu, Pak Kasrin itu tidak membawa seragam haji baju batik atau apapun. Namun dia hanya membawa kemeja putih, celana hitam, peci dan tas kecil saja. Inikan sangat aneh,” paparnya.

Baca juga : Ini Semakin Aneh, Kasrin Tiba-tiba Muncul Bawa Oleh-oleh Teko Khas Timur Tengah

Editor : Kholistiono

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

bupati pati e

Baliho Bakal Calon Bupati Pati Terpasang di Pohon Pakai Paku di Kudus

Selengkapnya →