Loading...
You are here:  Home  >  Info Muria  >  Artikel ini

Jelang Hari Raya Kurban, Kuota Elipiji 3 Kg di Jepara Ditambah



   /  @ 07:00:41  /  9 September 2016

    Print       Email
Pedagang menata elpiji di salah satu sentra di kawasan Jepara, Kamis. (MuriaNewsCom/Wahyu KZ)

Pedagang menata elpiji di salah satu sentra di kawasan Jepara, Kamis. (MuriaNewsCom/Wahyu KZ)

MuriaNewsCom, Jepara – Menjelang perayaan Hari Raya Kurban atau Idul Adha tahun ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara mengajukan permintaan tambahan kuota gas elpiji bersubsidi 3 kilogram. Itu dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan permintaan masyarakat.

“Mengantisipasi lonjakan permintaan elpiji bersubsidi ukuran 3 kilogram saat Hari Raya Idul Adha, Pemkab Jepara mengajukan tambahan kuota ke PT Pertamina. Tapi permintaan tambahan tak sebesar yang diajukan saat Ramadan dan jelang Hari Raya Idul Fitri lalu,” ujar Kabag Perekonomian Setda Jepara, Eriza Rudi Yulianto kepada MuriaNewsCom, Kamis (8/9/2016).

Menurutnya, permintaan elpiji bersubsidi saat hari raya berdasarkan pengalaman tahun lalu memang terjadi lonjakan permintaan. Itu karena banyak warga yang membutuhkan bahan bakar untuk memasak daging. Permohonan penambahan itu sudah diajukan beberapa hari yang lalu. Hanya, dalam pengajuannya tidak disebutkan angka kuota elpiji yang diinginkan.

“Pengajuan permintaan tambahan telah kami kirim. Namun kami hanya meminta tambahan kuota saja, tidak menyebut jumlahnya. Nanti biar pertamina yang menentukan berapa banyak tambahan yang direalisasikan,” ungkap Eriza.

Pihaknya meyakini jika PT Pertamina memiliki data soal kebutuhan di Jepara saat momen besar itu. Karena kenaikan permintaan itu terjadi tiap tahun. Selain itu, permintaan penambahan kuota tidak hanya dilakukan Pemkab Jepara, tapi juga dari daerah lainnya.

Disinggung mengenai ketersediaan elpiji bersubisidi di Jepara, Eriza menegaskan kondisinya masih normal. Tidak ada kelangkaan maupun antrean dari pembeli. Sehingga sementara ini pihaknya menyimpulkan jika tidak ada kelangkaan elpiji yang didistribusikan untuk rakyat kecil itu.

“Sejauh ini belum ada laporan soal kelangkaan elpiji 3 kilogram. Di lapangan juga tidak ada antrean dari konsumen. Kami menyimpulkan saat ini stok masih aman dan distribusi berjalan dengan baik,” pungkasnya.

Editor : Akrom Hazami

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Asyiknya Nge-Jazz Sambil Berkubang Lumpur

Selengkapnya →