Loading...
You are here:  Home  >  Headlines  >  Artikel ini

Rumah Bordil yang Menyewakan Jasa Short Time di Margoyoso Pati Ditutup



Reporter:    /  @ 17:23:58  /  8 September 2016

    Print       Email
Kapolsek Margoyoso AKP Sugino (tengah) dan jajaran Muspika saat menutup rumah bordil di Desa Margoyoso, Kamis (08/09/2016). (MuriaNewsCom/Lismanto)

Kapolsek Margoyoso AKP Sugino (tengah) dan jajaran Muspika saat menutup rumah bordil di Desa Margoyoso, Kamis (08/09/2016). (MuriaNewsCom/Lismanto)

MuriaNewsCom, Pati – Rumah bordil yang menyewakan short time bagi pria hidung belang dan pekerja seks komersial (PSK) di Desa Margoyoso, Kecamatan Margoyoso, ditutup, Kamis (08/09/2016). Penutupan dilakukan Jajaran Polsek Margoyoso dan Muspika setempat.

Dari penutupan tersebut, salah satu PSK yang biasa mangkal di tempat itu diamankan. Sementara itu, Marsini (60), pemilik rumah bordil diminta untuk menjual rumahnya.

Dari informasi yang dihimpun, rumah bordil tersebut sudah lama disewa pria hidung belang dan PSK selama sekitar sepuluh tahun. Marsini sendiri biasanya menyewakan tiga kamar di rumahnya dari pukul 07.00 WIB sampai pukul 15.00 WIB.

Selebihnya, rumah tersebut menjadi tempat tinggal Marsini. Dia mengaku bisa mengantongi uang Rp 20 ribu setiap satu pasangan mesum menyewa salah satu kamarnya. Rata-rata, ada sekitar dua hingga empat pasangan yang menyewa kamar Marsini dengan short time.

Tak ayal, Marsini bisa mengantongi kocek antara Rp 40 ribu sampai Rp 80 ribu setiap hari. Hanya saja, Marsini mengaku tidak menjual PSK. Dia hanya menyewakan salah satu kamarnya, karena terdesak dengan kebutuhan hidup sehari-hari.

“Dulu, sebetulnya yang menyewakan almarhum suami saya. Setelah meninggal, saya teruskan. Bagaimana lagi, saya sudah tua dan tidak lagi memiliki pekerjaan,” tuturnya.

Sementara itu, Kapolsek Margoyoso AKP Sugino mengatakan, penutupan rumah bordil dilakukan setelah melakukan operasi penyakit masyarakat di wilayahnya selama seminggu. Penutupan rumah bordil diharapkan bisa membebaskan masyarakat Margoyoso dari penyakit masyarakat.

Editor : Kholistiono

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

bupati pati e

Baliho Bakal Calon Bupati Pati Terpasang di Pohon Pakai Paku di Kudus

Selengkapnya →