Loading...
You are here:  Home  >  Headlines  >  Artikel ini

KUI UMK Gelar Workshop Capacity Building



   /  @ 08:00:38  /  8 September 2016

    Print       Email
UMK

Narasumber tampak mengikuti Workshop Capacity Building, di aula Masjid Darul Ilmi UMK, Rabu (7/9/2016). (UMK)

MuriaNewsCom, Kudus – Kantor Urusan Internasional (KUI) Universitas Muria Kudus (UMK) menggelar Workshop Capacity Building, di aula Masjid Darul Ilmi UMK, Rabu (7/9/2016). Tujuannya mempromosikan kearifan lokal Kabupaten Kudus khususnya Gusjigang yang merupakan warisan Sunan Kudus Jakfar Shadiq ke dunia internasional.

Pada kegiatan yang bertajuk “Local Wisdom In Developing Capacity Building toward a Word Class University” Wakil Rektor UMK  A Hilal Madjidi menilai, Kudus sebagai sebuah kabupaten di Jawa Tengah memiliki keunggulan yang tak dipunyai kota lain di Indonesia bahkan apalagi negara luar yaitu kearifan lokal “Gusjigang” akronim dari bagus, ngaji, dan dagang.

“Artinya “Gus” berarti bagus dalam berperilaku. Lalu “Ji” pandai mengaji (menuntut Ilmu) dan “Gang” pandai berdagang. Karena itu sejak dulu sampai sekarang nggak banyak warga Kudus yang jadi pegawai, rata-rata pengusaha,” katanya di rilis persnya ke MuriaNewsCom.

Menurut Hilal yang pada kesempatan itu membawakan materi berjudul “Best Practise: “Gusjigang” Local Wisdom for Universitas Muria Kudus Capacity Building toward Word Class University”, saat ini telah banyak kearifan lokal yang hilang alias tidak diketahui oleh generasi sekarang. “Untuk itu sebagai akademisi kampus kita berkepentingan mengkampanyekan kembali. Karena bangsa lain belum tentu memiliki apa yang Indonesia punya (kearifan lokal red),” katanya.

Sementara itu, Diah Kurniati Ketua KUI UMK, berharap selama mengikuti workshop peserta dapat mengekplorasi budaya lokal Kudus lebih jauh. Sehingga kemudian dapat dikembangkan dalam berkarya baik itu berupa penelitian lapangan maupun pustaka. “Dalam sesi diskusi kita ajak peserta menggali ide (gagasan). Harapannya akan lahir karya entah pustaka atau lapangan. Ya minimal dikembangkan di lembaga masing-masing. Oktober nanti ganti mahasiswa yang kami fasilitasi untuk beradu gagasan. Baik mahasiswa asing maupun Indonesia, khususnya kearifan lokal Kudus,” imbunya.

Selain dari UMK dalam kegiatan yang menghadirkan narasumber di antaranya Massudi Mahmudin Ph.D (Universiti Utara Malaysia) dan Ahmad Ni’matullah Al-Baarri SPT.,MP.,Ph.D (KUI Undip) itu diikuti tak kurang dari 21 perwakilan perguruan tinggi di Indonesia antara lain Universitas Semarang, STIKUBANK Semarang, UPGRIS, IKIP Veteran, ST3 Telkom Purwokerto, Unwahas, dan STAIP. “Selain itu ada juga peserta dari Unnes, Undip, Udinus, Untidar. Total keseluruhan peserta tak kurang 42 orang,” paparnya.

Editor : Akrom Hazami

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

bupati pati e

Baliho Bakal Calon Bupati Pati Terpasang di Pohon Pakai Paku di Kudus

Selengkapnya →