Loading...
You are here:  Home  >  Headlines  >  Artikel ini

Kreator Jagoan Iptek di Jepara Bermunculan



Reporter:    /  @ 20:30:39  /  7 September 2016

    Print       Email
krenova

Bupati Jepara Ahmad Marzuqi memberikan penghargaan kepada kreator iptek di di Gedung Wanita RA Kartini, Rabu (7/9/2016 ). (MuriaNewsCom/Wahyu KZ)

MuriaNewsCom, Jepara – Peringatan Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Harteknas) di Kabupaten Jepara tahun ini, muncul Kreativitas dan Inovasi (Krenova) iptek baru. Baik yang muncul dari lembaga/organisasi/ kelompok  maupun pelajar  SMK yang ada di kecamatan se-kabupaten.

Seperti muncul krenova terbaik berupa Alat Tugal Super CahayaQu, karya M Nur Cahyono. Disusul terbaik kedua, Mesin Ferment dan Tester Fertilizer Electric (Teknologi Pengolah dan Penguji Pupuk Organik Buatan Petani Sendiri, Tanpa Biaya Mahal) karya bersama Rizal Alansyah, M. Misbah SAG dan Ahmad Mustaghfirin. Disusul terbaik ketiga berupa Tabung Oksigen Portable karya Dwi Agung Suhartono.

Mereka mendapatkan penghargaan dan hadiah yang diserahkan Bupati Jepara Ahmad Marzuqi, didampingi Kepala Bapeda dan Kepala Balitbang Jateng di Gedung Wanita RA Kartini, Rabu (7/9/2016 ).

Kepala Bapeda Jepara, Sudjarot melaporkan bahwa kegiatan Krenova tahun 2016 ini merupakan penyelenggaraan kali kelima. Di samping krenova juga menyelenggarakan LKII (Lomba Karya Ilmiah Inovatif) tingkat SLTA yang ketujuh.

“Dengan demikian diharapkan dapat mendorong dan memacu pelaku inovasi lainnya. Khususnya untuk mewujudkan ide kreatif dalam penciptaan nilai tambah. Baik sebagai individu maupun kemitraan dan kerjasama antar inovator,” katanya.

Adapun Juara Lomba Karya Ilmiah Inovatif (LKII) Kabupaten Jepara Tahun 2016. Kategori Ilmu Sosial, Juara I SMA Negeri 1 Jepara,  Latoh (Caulerpa Racemosa) Tumbuhan Liar di Pesisir Telukawur Jepara Yang Sangat Berguna. Juara II SMA Negeri 1 Bangsri, Pemanfaatan Sampah Rumah Tangga Oleh Masyarakat Desa Jerukwangi Bangsri. Juara III SMK Negeri 1 Jepara, Menguak Sarnemi Tarian Khas Desa Ujung Batu Kabupaten Jepara.

Juara Harapan 1 SMA Negeri 1 Jepara, Puzzie Edukasi Sebagai Alternatif Pemanfaatan Limbah Mebel Ukir Yang Memiliki Nilai Guna dan Nilai Ekonomi Bagi Masyarakat Desa Kawak Kabupaten Jepara. Harapan II SMA Negeri 1 Welahan,  Pembuktian Welahan Sebagai Pelabuhan Masa Lalu. Harapan III SMA Negeri 1 Tahunan, Kualitas Pelayanan Kesehatan Terhadap Pasien Pengguna BPJS PBI di RSUD Kartini Jepara Tahun 2016.

Kategori Ilmu Alam. Juara I SMA Negeri 1 Bangsri, Efektivitas Ekstrak Daun Dan Biji Tumbuhan Sebagai Pembunuh Jentik Nyamuk. Juara II SMA Negeri 1 Welahan, Tisu Basah Pengilang Karat Pada Jarum Pentul. Juara III SMA Negeri 1 Kalinyamatan, EDU-DAREN : Edukatif Dakron Durian. Juara Harapan I SMA Negeri 1 Tahunan, Rompi Pintar. Harapan II SMA Negeri 1 Bangsri, Jamur Tempe Sebagai Bahan Pembuatan Starter Kompos. Harapan III MA Negeri Bawu, Inovasi Pembuatan Pupuk Alternatif Memanfaatkan Baterai Kering Bekas.

Khusus pelaksanaan acara puncak Harteknas ditandai dengan pelaksanaan pameran inovasi produk unggulan. Jepara Innovation and Technology Expo  ke -4 tahun 2016 ini diikuti 30 peserta dengan stan gratis dan dilaksanakan  selama 2 hari, mulai tanggal 6 hingga 8 September 2016.

Peserta terdiri dari Lembaga Litbang Kementerian Kelautan dan Perikanan BBPBAP Jepara, semua Pergurun Tinggi di Jepara ( Unisnu, AKJ dan AKB ), SMA dan SMK, UKM produk unggulan Kabupaten Jepara, Gapoktan serta hasil karya inovator di Jepara. Puncak kegiatan tahun ini juga diikuti dengan lomba mewarnai gambar tingkat TK yang diselenggarakan di Padepokan Pencak Silat Donorojo, Kompleks Gedung Wanita dan diikuti sekitar 400-500 peserta.

Acara pembukaan pameran dilakukan bupati Jepara, ditandai dengan pengguntingan pita dan peninjauan stan. Sebelumnya bupati bersama segenap Forkpinda juga menyerahkan  2 alat peraga iptek, berupa Uji Konsentrasi dan Tebak Tanggal Lahir kepada pengelola Kura-Kura Ocean Park Pantai Kartini.

Bantuan ini dimaksudkan untuk menambah koleksi  alat peraga Iptek yang sudah ada.  Science Center Kura-Kura Ocean Park adalah sarana pembelajaran Iptek untuk anak usia dini sampai dengan SMA, guna memperkenanlkan dan menyadari pentingnya iptek dalam kehidupan masyarakat.

Ketua Balitbang Propinsi Jawa Tengah, Teguh Winarno Haruno berharap Harteknas yang berawal dari semangat lahirnya pesawat Gatotkoco  di era Habibie, ke depan dapat membuka kesadaran akan pentingnya teknologi. Selanjutnya dapat melahirkan semangat kreator iptek baru. Rutinitas Hakteknas ini diperlukan sekali, mengingat “pentingnya teknologi” masih kurang disadari.

Bupati Jepara Ahmad Marzuqi mengapresiasi para kreator iptek.  Karena modal utama kemandiriian adalah ilmu pengetahuan dan teknologi. Diakui sebenarnya pelajar dan masyarakat Jepara dan Indonesia pada umumnya cerdas dan kreatif. Terbukti salah satunya, seorang pelajar SMP di Jepara mampu menjuarai olimpiade matematika sedunia.

“Contoh lainnya sebagaimana disampiakan Ketua Balitbang Provinsi, ahli jantung Negara Malaysia ternyata orang Indonesia. Hanya karena tidak ada yang mewadahi inovasi kreatifnya maka dimanfaatkan Negara lain. Untuk itulah pengembangan kreasi inovatif ini menjadi kewajiban dan tugas kita bersama. Mulai dari kalangan pelajar, pemerintah, masyarakat, bangsa dan negara,” katanya.

Editor : Akrom Hazami

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

bupati pati e

Baliho Bakal Calon Bupati Pati Terpasang di Pohon Pakai Paku di Kudus

Selengkapnya →