Loading...
You are here:  Home  >  Headlines  >  Artikel ini

Pebalap Pati Ini Mengaku Diancam Akan Dibunuh Oknum Polisi



Reporter:    /  @ 20:06:12  /  6 September 2016

    Print       Email
Kevin, pebalap asal Pati yang menjadi korban pengeroyokan, sedang ditunggui ibunya di salah satu rumah sakit di Pati. (MuriaNewsCom/Lismanto)

Kevin, pebalap asal Pati yang menjadi korban pengeroyokan, sedang ditunggui ibunya di salah satu rumah sakit di Pati. (MuriaNewsCom/Lismanto)

MuriaNewsCom, Pati – Turnamen Road Race Championship 2016 yang diadakan di Stadion Joyokusumo Pati, Minggu (04/09/2016), membuat seorang pebalap asal Desa Winong, Pati bernama Muhammad Rizki Kevin  Dwiki Arighi (21) mengalami trauma berat.

Dia mengaku dikeroyok oleh pebalap rivalnya bersama orang tua dan paman. Padahal, Kevin tidak memiliki masalah dengan rivalnya tersebut. Hanya saja, dia sempat senggolan dengan rivalnya itu dalam sebuah kompetisi.

“Saya tidak tahu apa-apa. Saat istirahat, saya didatangi ketiga orang itu. Saya didorong sampai jatuh, kemudian dipukul, dan perut saya diinjak. Bahkan, saya sempat diancam dibunuh ketika perut saya diinjak,” ungkap Kevin, Selasa (06/09/2016).

Kevin sendiri enggan menyebut identitas pengeroyok. Namun, pihak keluarga mengaku sudah melaporkan kejadian itu kepada polisi. “Kevin berhasil meraih peringkat dua, sedangkan pelaku pengeroyokan salah satunya merupakan rivalnya yang mendapat peringkat tiga. Ironisnya, pengeroyokan juga dilakukan oknum polisi yang bertugas di luar wilayah Pati. Padahal, dia penegak hukum yang mestinya jadi panutan masyarakat,” tutur Sriyati (48), ibunda Kevin.

Sriyati berharap besar agar Polres Pati segera menindaklanjuti laporan tersebut. Dia ingin meminta keadilan, karena anaknya sudah dianiaya di depan publik. “Kalau bukan sama polisi, sama siapa lagi kami meminta keadilan di negeri ini,” ujarnya.

Selain berharap keadilan, Sriyati berdoa agar luka pada bagian perut anaknya itu tidak menyebabkan luka dalam yang membahayakan hidupnya. Kini, pihak keluarga menunggu hasil visum akibat kekerasan yang menimpa Kevin.

Sriyati menyebut, anaknya yang saat ini berstatus sebagai mahasiswa di STIE Jakarta itu tak hanya mengalami luka fisik, tetapi juga terkena dampak psikis. “Kami sangat menyayangkan dalam event tersebut ada kasus pengeroyokan seperti ini,” pungkasnya.

Baca juga : Pebalap Asal Pati Alami Penganiyaan, Pelakunya Diduga Oknum Polisi

Editor : Kholistiono

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

bupati pati e

Baliho Bakal Calon Bupati Pati Terpasang di Pohon Pakai Paku di Kudus

Selengkapnya →