Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Grobogan  >  Artikel ini

Calhaj Grobogan Kloter 72 dan 73 Sudah Tiba di Makkah



Reporter:    /  @ 16:03:13  /  6 September 2016

    Print       Email
Ilustrasi

Ilustrasi

MuriaNewsCom, Grobogan – Dua rombongan terakhir jemaah calon haji Grobogan, yakni kloter 72 dan 73 sudah tiba di Tanah Suci. Saat ini, posisi para jemaah sudah berada di kota Makkah.

Kasubag TU Kemenag Grobogan Ali Ichwan menyatakan, dari laporan yang didapat petugas di tanah suci, jemaah bertolak menuju tanah suci, Senin (05/09/2016) pukul 08.00 WIB. Rombongan ini mendarat di Jeddah sekitar pukul 18.00 WIB pada hari yang sama.

“Seluruh jemaah kloter 72 dan 73 tidak ada yang tertinggal. Semuanya, bisa diberangkatkan dan saat ini sudah berada di Makkah,” kata Ali yang saat ini juga menjabat jadi Plt Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umroh.

Dikatakan, jumlah jemaah calon haji Grobogan yang masuk kloter 72 hanya sembilan orang saja. Mereka bergabung dengan jemaah dari Kabupaten Kendal. Sedangkan, jemaah kloter 73 ada 159 orang dan bergabung dengan Kabupaten Semarang.

Beberapa hari sebelumnya, satu rombongan jemaah yang tergabung dalam kloter 46 sudah lebih dulu diberangkatkan. Rombongan sebanyak 354 orang itu dilepas keberangkatannya dari Pendapa Kabupaten Grobogan, Sabtu (27/08/2016) dinihari. Dalam rombongan kloter 46 ini terdapat pula Kepala Kemenag Grobogan Muh Arifin beserta istri yang berhaji secara pribadi.

Menurut Ali, keberangkatan jemaah calon haji dari Grobogan masuk pada gelombang dua. Artinya, tujuan pertama para jemaah langsung menuju Makkah. Sedangkan, untuk gelombang pertama, para jemaah haji lebih dulu singgah di Madinah sebelum bergeser ke Makkah.

“Kedatangan jemaah kita di tanah suci ini sudah mendekati puncak pelaksanaan ibadah haji. Jadi, waktu adaptasinya cukup singkat. Untuk itu, kami sebelumnya sudah menghimbau para jemaah untuk menjaga kesehatan dan banyak minum air putih. Sebab, informasinya saat ini kondisi di sana sedang puncak musim panas,” imbuh Ali.

Editor : Kholistiono

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Produktivitas Pertanian di Pati Selatan Terganjal Lahan Tidur

Selengkapnya →