Loading...
You are here:  Home  >  Info Muria  >  Artikel ini

3 Ribu Warga jadi Petugas Pemutakhiran Data Pemilih Pilkada Jepara



   /  @ 14:00:13  /  6 September 2016

    Print       Email
Komisioner KPU Jepara, Subhan Zuhri  saat menyampaikan soal persiapan Pilkada Jepara, Selasa. (MuriaNewsCom/Wahyu KZ)

Komisioner KPU Jepara, Subhan Zuhri  saat menyampaikan soal persiapan Pilkada Jepara, Selasa. (MuriaNewsCom/Wahyu KZ)

MuriaNewsCom, Jepara – Sebanyak 3.045 warga Jepara dijadikan Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) dalam Pilkada Jepara 2017. Mereka akan mulai bekerja pada 8 September hingga 7 Oktober 2016.

Mereka dibentuk oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Jepara. PPDB sebanyak 3.042 tersebut tersebar di 1.805 Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang ada di Kabupaten Jepara.

Komisioner KPU Jepara, Subhan Zuhri menjelaskan, sebagaimana peraturan KPU Nomor 4 tahun 2016 tentang perubahan PKPU nomor 3 tahun 2016 tentang tahapan, program dan jadwal Pilkada 2017, PPDP dimulai pada 8 September 2016.

“KPU Jepara mewajibkan kepada semua PPDP yang telah diangkat untuk benar-benar datang ke rumah-rumah pemilih untuk melakukan pemutakhiran data,” ujar Subhan di kantor KPU Jepara, Selasa (6/9/2016).

Menurutnya, saat ini jumlah data yang diturunkan ke PPDP untuk dimutakhirkan sejumlah 972.164 pemilih. Terdiri dari 483.772 pemilih laki-laki dan 488.392 pemilih perempuan.

“Data pemilih tersebut merupakan data pemilih yang diperoleh KPU Jepara dari hasil sinkronisasi Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pilpres 2014 dan daftar penduduk potensial pemilih pemilu (DP4) dari Dindukcapil yang sudah diserahkan le Kemendagri dan diserahkan ke KPU RI,” terangnya.

Lebih lanjut ia mengemukakan, data pemilih yang saat ini sudah disusun di formulir model A-KWK oleh PPDP akan dicocokkan dan diteliti kebenarannya dengan dokumen kependudukan yang dimiliki pemilih. Dokumen kependudukan yang dapat digunakan sebagai syarat agar tercatat sebagai pemilih adalah KTP, KK atau surat keterangan domisili yang diterbitkan Dindukcapil.

“Selama masa pencocokan dan penelitian ini, PPDP akan memperbaiki data pemilih yang salah, atau mencoret nama pemilih yang sudah tidak lagi memenuhi syarat, serta M warga yang telah memenuhi syaratempunyai hak pilih namun belum tercatat sebagai pemilih dalam formulir model A-KWK,” katanya.

Ia menambahkan, diharapkan masyarakat turut aktif ketika PPDP bekerja. Sebab peran aktif masyarakat mengenai pemutakhiran data. Proses pemutakhiran data dilakukan ke rumah warga.

Editor : Akrom Hazami

 

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Wabup Pati Sidak di Dinas Pertanian, Ini Temuannya

Selengkapnya →