Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Grobogan  >  Artikel ini

Atlet Grobogan Dulang 7 Medali pada Ajang Kejurda Atletik Jateng 2016



Reporter:    /  @ 16:20:30  /  5 September 2016

    Print       Email
Atlet tolak peluru Irfan Toni Saputra saat berlaga di Kejurda Atletik Jateng 2016. Toni berhasil meraih emas untuk kelompok umur 1997-1999. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Atlet tolak peluru Irfan Toni Saputra saat berlaga di Kejurda Atletik Jateng 2016. Toni berhasil meraih emas untuk kelompok umur 1997-1999. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom, Grobogan – Cabang olahraga atletik tampaknya bakal jadi salah satu andalan Grobogan untuk jangka panjang. Hal ini seiring makin banyaknya prestasi yang didapat atlet Grobogan dalam cabang atletik tersebut.

Prestasi terbaru, adalah keberhasilan meraih tujuh medali dalam ajang Kejurda Atletik Jateng 2016 akhir pekan lalu. Dalam event yang dilangsungkan di komplek Stadion Bahurekso Kendal tersebut, kontingen Grobogan mampu meraih tujuh medali. Terdiri 2 emas, 1 perak, dan 4 perunggu.

“Dua emas ini diraih oleh Irfan Toni Saputra di nomor tolak peluru kelompok umur 1997-1999. Sedangkan satu emas lagi disumbangkan Riki Utama di nomor lompat jauh kelompok umur 2003-2005. Untuk peraih medali perak dan perunggu, saya lupa nama-namanya,” kata Ketua PASI Grobogan Eko Priyono.

Menurut Eko, prestasi yang diraih dalam kejurda tersebut dirasa mengejutkan. Sebab, pihaknya tidak memasang target muluk-muluk. Soalnya, persaingan dalam kejurda itu dinilai cukup ketat karena semua kabupaten/kota juga mengirimkan atlet terbaiknya.

“Dalam kejurda tersebut kita hanya mengirimkan 15 atlet. Alhamdulillah, bisa dapat tujuh medali. Hasil ini di luar prediksi,” kata Eko yang juga menjabat sebagai Kasi Pembinaan Olahraga Disporabudpar Grobogan itu.

Eko menyatakan, melihat hasil yang didapat atletnya dalam dua tahun terakhir, memang cukup menjanjikan. Banyak medali yang diraih dalam kejuaraan daerah maupun nasional.

Menurutnya, jika pembinaan dan pelatihan terhadap atlet itu dilakukan maksimal, maka dalam jangka panjang akan lebih banyak lagi prestasi yang dicapai. Meski demikian, ada satu kendala yang mesti harus dicarikan solusi untuk mendukung prestasi. “Kendala kita adalah soal sarana dan prasarana latihan yang belum memadai. Kalau masalah pelatih, sudah cukup mumpuni,” imbuhnya.

Editor : Kholistiono

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

bupati pati e

Baliho Bakal Calon Bupati Pati Terpasang di Pohon Pakai Paku di Kudus

Selengkapnya →