Loading...
You are here:  Home  >  Info Muria  >  Artikel ini

Pasar Kliwon Bakal Dibuat Jadi Singapura-nya Jawa Tengah



   /  @ 09:05:44  /  5 September 2016

    Print       Email
kudus-pasar kliwon singapura (e)

Bupati Kudus H Musthofa berbicara di depan ribuan orang pedagang yang tergabung dalam Himpunan Pedagang Pasar Kliwon (HPPK) saat menggelar jalan sehat, Minggu (4/9/2016), bahwa Pasar Kliwon akan dijadikan Singapura-nya Jawa Tengah. (Istimewa)

MuriaNewsCom, Kudus – Pasar Kliwon adalah salah satu landmark Kabupaten Kudus. Pasar ini terus dibenahi, karena Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus berencana membuatnya seperti Singapura-nya Jawa Tengah.

Hal itu disampaikan Bupati Kudus H Musthofa saat memimpin kegiatan jalan sehat yang diadakan Himpunan Pedagang Pasar Kliwon (HPPK), dalam rangka tujuhbelasan, Minggu (4/9/2016).

Bupati mengatakan bahwa Pasar Kliwon ini merupakan sentral perekonomian di Kudus. Pasar Kliwon ini merupakan jantungnya perekonomian di Kudus dan pantura. ”Karena semuanya tersentral di sini. Jadi harus benar-benar dijaga. Bahkan, saya berharap bisa menjadi Singapura-nya Jawa Tengah,” tegasnya.

Tugas pemerintah, menurut bupati, adalah mengantar para pengusaha dan pelaku bisnis untuk semakin sukses. Sehingga bisa semakin meningkatkan pendapatan, yang ujungnya untuk masyarakat Kudus yang semakin sejahtera.

”Pasar Kliwon ini juga sebagai role model kebersamaan pemerintah bersama seluruh masyarakat. Termasuk dalam menghadapi Masyarata Ekonomi Asia (MEA),” katanya.

Kehadiran negara, menurut bupati, merupakan hal penting bagi keberlangsungan dan kenyamanan para pedagang atau pengusaha. Hingga menjadikan kekuatan ekonomi yang tak pernah goyah dengan keberanian, kecermatan.

”Serta kesabaran para pedagang semua yang didukung dengan pemerintah. Karena itu, saya minta jangan ada resah dan risau dari para pedagang. Yang penting jualannya beres. Pastikan negara atau pemerintah hadir di tengah-tengah para pengusaha ini,” terangnya.

Acara jalan sehat dalam rangka peringatan tujuhbelasan itu, diikuti kurang lebih 3.000 pedagang Pasar Kliwon yang tergabung dalam Himpunan Pedagang Pasar Kliwon (HPPK) bersama keluarga mereka. Rutenya dari depan Pasar Kliwon sampai ke Alun-alun Simpang Tujuh.

Keakraban dan kekeluargaan ini diharapkan bisa terus terjalin. Menurut bupati, dengan keakraban bisa menjadi satu kesatuan untuk bersama-sama memperkuat ekonomi kerakyatan yang sesunguhnya.

”Yakni antara pedagang, masyarakat, stake holder, dan pemerintah tentunya. Transaksi di pasar ini hingga ke Indonesia timur. Sehingga Pasar Kliwon merupakan penyangga ekonomi yang utuh,” katanya.

Editor: Merie

 

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Wabup Pati Sidak di Dinas Pertanian, Ini Temuannya

Selengkapnya →