Loading...
You are here:  Home  >  Headlines  >  Artikel ini

Pihak Mal Sudah Datangi Keluarga Bocah yang Jatuh dari Lantai II



Reporter:    /  @ 21:00:43  /  4 September 2016

    Print       Email
kudus-bocah jatuh-maneh (e)

RSUD dr Loekmono Hadi Kudus merawat bocah dua tahun yang jatuh dari lantai II gedung Hypermart Kudus Extension Mal (KEM), pada Minggu (4/9/2016), sekitar pukul 10.30 WIB (MuriaNewsCom)

MuriaNewsCom, Kudus – Harum Duta Rofiah Farih, bocah dua tahun yang jatuh dari jatuh dari lantai II gedung Hypermart, Kudus Extension Mal (KEM), Minggu (4/9/2016), sekitar pukul 10.30 WIB, masih mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit.

Paman korban yang juga anggota DPRD Kudus Sakdiyanto mengatakan, sampai saat ini keponakannya itu masih dirawat di ruang NICU (Neonatal Intensive Care Unit) dan PICU (Pediatric Intensive Care Unit) RSUD dr Loekmonohadi Kudus, akibat luka parah yang dideritanya.

Namun saat disingung mengenai tanggung jawab dari pihak mal sendiri, Sakdiyanto mengatakan jika sudah ada pihak manajemen Hypermart yang datang untuk menengok. ”Hanya saja, pihak keluarga saat sedang fokus terhadap keadaan korban,” katanya.

Upaya konfirmasi MuriaNewsCom yang dilakukan kepada pihak manajemen mal, sampai saat ini belum membuahkan hasil. Pesan singkat yang dikirimkan kepada Manajer KEM Kurnianto, belum mendapatkan balasan.

Sementara Kapolsek Jati AKP Catur Kusuma Adhi mengatakan jika pihaknya masih melakukan penelusuran terkait dengan informasi hal itu. ”Jadi saya belum bisa menyampaikan apa-apa dulu. Tunggu nanti,” jelasnya saat dihubungi.

Korban Harum, oleh pihak rumah sakit, dinyatakan mengalami gegar otak parah, sehingga harus dirawat di ruang NICU dan PICU rumah sakit tersebut. Humas RSUD dr Loekmono Hadi Kudus Laili mengatakan pihaknya menangani dengan cepat saat korban datang ke rumah sakit. ”langsung kami tangani dengan cepat saat itu,” jelasnya.

Jarak antara gedung Hypermat KEM dengan RSUD dr Loekmonohadi Kudus sendiri, memang tidak jauh. Hanya berjarak kurang lebih 100 meter saja di antara keduanya.

Menurut Laili, meski memperoleh penanganan yang cukup cepat, namun luka korban ternyata cukup parah. Ruang NICU dan PICU sendiri, adalah ruang perawatan intensif untuk bayi dan anak-anak, yang memerlukan pengobatan dan perawatan khusus, guna mencegah dan mengobati terjadinya kegagalan organ-oragan vital.

”Ya, dari RSUD tetap berupaya memberikan yang terbaik. Untuk sementara ini, kondisi korban memang dalam keadaan sangat kritis,” jelasnya.

Editor: Merie

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

bupati pati e

Baliho Bakal Calon Bupati Pati Terpasang di Pohon Pakai Paku di Kudus

Selengkapnya →