Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Grobogan  >  Artikel ini

Disporabudpar Grobogan Bakal Gelar Lomba Tari Angguk untuk Pelajar



Reporter:    /  @ 15:00:32  /  4 September 2016

    Print       Email
Puluhan guru kesenian dari berbagai sekolah di Grobogan sedang membawakan tari angguk di Gedung Wisuda Budaya beberapa hari lalu (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Puluhan guru kesenian dari berbagai sekolah di Grobogan sedang membawakan tari angguk di Gedung Wisuda Budaya beberapa hari lalu (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom, Grobogan – Upaya pelestarian kesenian asli Grobogan berupa tari angguk bakal berlanjut. Pihak Dinas Pemuda Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) Grobogan rencananya bakal menggelar lomba tari angguk untuk kalangan pelajar. Hal ini disampaikan Kabid Kebudayaan Disporabudpar Grobogan Marwoto.

“Upaya pelestarian tari angguk ini tidak berhenti pada latihan yang sudah kita lakukan selama tiga hari. Tetapi, akan kita tindaklanjuti dengan menyelenggarakan lomba pada bulan Oktober,” katanya.

Menurut Marwoto, setelah selesai mengikuti pelatihan tari angguk, sebanyak 50 guru kesenian yang terlibat nantinya akan dibebani tugas khusus. Yakni, menularkan ilmu yang didapat dengan melatih tari angguk pada murid-muridnya. Setelah dapat pelatihan, murid-murid tersebut nantinya akan diikutkan dalam lomba tari angguk untuk pelajar.

“Jadi setelah kita latih, para guru kesenian ini gantian melatih anak didiknya masing-masing. Hasil latihan dari guru akan kita lihat lebih lanjut dalam ajang lomba,” imbuhnya.

Selain itu, Marwoto juga mengimbau agar para guru juga bisa menampilkan seni tari, khususnya tari angguk dalam acara sekolahan. Misalnya, saat pembukaan tahun ajaran baru atau ketika ada perpisahan. Hal itu dinilai merupakan salah satu upaya lainnnya dalam melestarikan seni budaya warisan nenek moyang.

Ditambahkan, pembinaan tari angguk itu dilatarbelakangi dengan ancaman kepunahan kesenian warisan nenek moyang tersebut, akibat era globalisasi. Disebutkan, beberapa tahun lalu, grup kesenian tari angguk di Grobogan ada puluhan yang tersebar di sejumlah kecamatan. Antara lain, Kecamatan Godong, Grobogan, Kradenan, dan Pulokulon.

“Dulu, grup kesenian tari angguk ini banyak sekali. Sekarang memang masih ada tetapi jumlahnya bisa dihitung dengan jari. Itupun, pemainnya sudah generasi lama. Pembinaan ini kita lakukan sebagai upaya menghidupkan lagi kesenian tari angguk,” katanya.

Sementara itu, salah satu peserta pembinaan Anita mengaku cukup senang dengan dilibatkannya para guru kesenian dalam pelestarian tari angguk. Meski demikian, ia berharap agar upaya seperti itu lebih sering dilakukan.

“Sebagai guru kesenian, kami senang sekali dan sangat mendukung pelestarian keseniana ini. Kita harapkan, acara seperti ini lebih sering diadakan,” katanya.

Editor : Kholistiono

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

bupati pati e

Baliho Bakal Calon Bupati Pati Terpasang di Pohon Pakai Paku di Kudus

Selengkapnya →