Loading...
You are here:  Home  >  Headlines  >  Artikel ini

Dana KIP untuk Siswa Kejar Paket di Kudus Belum Bisa Dicairkan



Reporter:    /  @ 15:35:43  /  3 September 2016

    Print       Email

KIP e

 

MuriaNewsCom, Kudus – Disdikpora Kudus melalui Bidang Pendidikan Nonformal dan Informal (PNFI) menyatakan pencairan dana Kartu Indonesia Pintar (KIP) dari siswa kejar paket atau kesetaraan, belum bisa dilakukan.

Kabid PNFI Disdikpora Kudus Moch Soleh mengatakan, belum cairnya dana KIP milik siswa kejar paket karena aplikasi data pokok pendidikan (Dapodik) untuk pendidikan nonformal belum siap.”Direncakan dana KIP baru bisa digunakan akhir tahun. Jadi pemegang kartu hendaknya bersabar terlebih dahulu,” katanya kepada MuriaNewsCom, Sabtu (3/9/2016).

Pemegang KIP di Kudus ada tiga kelompok. Untuk peserta dari kelompok kejar paket A sampai kini siswanya hanya sedikit. Sedangkan dua kelompok lainnya yakni kelompok kejar paket C dan B. Pemegang KIP didaftarkan ulang ke penerima Program Indonesia Pintar (PIP). Tercatat, siswa kejar paket C mendapatkan dana KIP Rp 1 juta per tahun. Sedangkan siswa kejar paket B per orang menerima Rp 750 ribu per tahun.

Adapun teknis untuk pencairannya sama dengan sekolah formal. Yaitu data dimasukkan lebih dulu ke dapodik kemudian dikirimkan ke Kemendikbud. Setelah itu keluar surat pencairan ke bank, kemudian dinas memberitahu ke bank beserta data pemegang KIP.

Disdikpora mengaku belum menyosialisasikan hal itu ke Pusat Kegiatan Belajar masyarakat (PKBM). Beberapa waktu yang lalu, ada sosialisasi KIP Kesetaraan tingkat Jateng, tapi Kudus belum diikutkan. Menurutnya, jika ada PKBM yang kesulitan dengan KIP, baik dari PKBM dan siswanya, Soleh mempersilakan datang ke Disdikpora Kudus.

Salah satu pengurus PKBM di Mejobo Aziz mengatakan,pihaknya kerap mendapat pertanyaan soal pencairan dana KIP. “Kemarin sempat saya ke Disdikpora melengkapi berkas sekaligus tanya tentang KIP tidak bisa cair. Ternyata didata ulang dan dialihkan ke PIP. Saya segera sosialisasikan peserta didik kejar paket yang sudah memegang KIP agara lapor ke PKBM untuk didata,” katanya.

Editor : Akrom Hazami

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

bupati pati e

Baliho Bakal Calon Bupati Pati Terpasang di Pohon Pakai Paku di Kudus

Selengkapnya →