Loading...
You are here:  Home  >  Info Muria  >  Artikel ini

Dinsosnakertrans Rembang Bakal Bentuk Tim Investigasi Terkait Kasus yang Satu Ini



Reporter:    /  @ 21:30:44  /  2 September 2016

    Print       Email
Kasi Hubungan Industri Syarat Kerja pada Dinsosnakertrans Rembang Dwi Nursanto (kiri). Nama Dinsosnakertrans Rembang, beberapa kali namanya dicatut oleh oknum sales untuk memuluskan penjualan buku (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

Kasi Hubungan Industri Syarat Kerja pada Dinsosnakertrans Rembang Dwi Nursanto (kiri). Dinsosnakertrans Rembang bakal membentuk tim investigasi untuk menelusuri kasus penjualan buku yang mencatut nama dinas (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

MuriaNewsCom, Rembang – Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Rembang bakal membentuk tim investigasi untuk menelusuri adanya oknum sales buku yang mencatut nama Dinsosnakertrans untuk memuluskan penjualan buku tentang UU Ketenagakerjaan ke perusahan-perusahaan.

Kasi Hubungan Industri dan Syarat Kerja pada Dinsosnakertrans Rembang Dwi Nursanto mengatakan, tak hanya menelusuri oknum sales yang telah mencatut nama Dinsosnakertrans, tapi pihaknya juga bakal melihat isi buku yang dijual tersebut.

“Sebab, buku tentang UU Ketenagakerjaan yang dijual oleh sales dengan mengatasnamakan dinas tersebut juga belum tentu betul. Bisa jadi isinya tidak benar, mungkin ada yang kedaluarsa materinya atau bahkan mungkin penulisan undang-undang juga salah,” katanya.

Dirinya menyebut, buku tentang ketenagakerjaan yang dijual oleh oknum sales yang mengatasnamakan Dinsosnakertrans, rata-rata hanya copy paste dari buku lain. Sehingga kebenaran, ketepatan bahkan keakuratan isi buku tersebut harus dicek.

Dengan adanya kasus buku tentang ketenagakerjaan yang dijual ke perusahaan dengan mengatasnamakan dinas, dirinya khawatir nantinya bisa memperkeruh suasana. “Tentu dengan adanya oknum yang menjual buku tentang ketenagakerjaan ini bisa membuat suasana lebih gaduh. Terlebih, akhir-akhir ini ada kasus kecelakaan kerja di PLTU. Sehingga, isi buku yang dijual dengan mengatasnamakan dinas harus dicek isinya lebih teliti lagi,” ujarnya.

Selain itu, dirinya juga berharap kepada pemimpin perusahaan untuk tidak terpengaruh dengan alasan oknum tertentu yang mengatasnamakan dinas sebagai modus untuk menjual buku. “Pemimpin perusahaan lebih bijaknya bertanya atau memastikan terlebih dahulu kepada dinas,” katanya.

Editor : Kholistiono

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Begini Penjelasan KH Anwar Zahid Terkait Pentingnya Bersyukur saat Bangun Tidur

Selengkapnya →