Loading...
You are here:  Home  >  Hukum & Kriminal  >  Artikel ini

Pemkot Jambi Bakal Kirimkan Perajin Batik untuk Belajar di Rembang



Reporter:    /  @ 20:30:06  /  2 September 2016

    Print       Email
Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UMKM Rembang Muntoha (tengah) memberikan plakat ke Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Jambi Komari (kiri) pada acara ramah tamah di showroom Dekranasda Lasem beberapa waktu lalu. (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UMKM Rembang Muntoha (tengah) memberikan plakat ke Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Jambi Komari (kiri) pada acara ramah tamah di showroom Dekranasda Lasem beberapa waktu lalu. (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

MuriaNewsCom, Rembang – Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi bakal menindaklanjuti hasil pertemuan dengan Pemkab Rembang dalam acara studi komparatif di showroom Dekranasda Lasem, pada Rabu (31/08/2016) lalu.

Rencananya, Pemkot Jambi melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) bakal mengirimkan perajin batik Jambi untuk belajar lebih mendalam mengenai Batik Lasem. Sebab, ada kemiripan antara Batik Jambi dengan Batik Lasem.

Kepala Disperindag Kota Jambi Komari mengatakan, pihaknya akan melakukan kerjasama mengenai batik dengan Pemkab Rembang. Dalam waktu dekat, pihaknya akan mengirimkan beberapa perajin dari Jambi untuk belajar mengenai Batik Lasem.“Untuk pastinya kapan, kami belum tahu, karena masih akan kami bahas terlebih dahulu. Namun, kami usahakan tahun ini juga akan dilaksanakan kerjasama ini,” katanya.

Pihaknya juga ingin belajar mengenai proses pembuatan Batik Lasem hingga manajemen pemasarannya. Kemudian, juga terkait cara menyatukan perajin batik yang ada di Rembang. Hal ini, nantinya diharapkan ada yang bisa diterapkan di Kota Jambi.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian, Koperasi dan UMKM Rembang Muntoha mengatakan, pihaknya menyambut baik jika pihak Kota Jambi mau bekerjasama dengan Pemkab Rembang terkait pengembangan batik.

“Jangan khawatir mengenai fasilitas. Sebab setiap pengrajin Batik Lasem ini juga mempunyai hom stay. Jadi tidak usah menginap di hotel. Kerja sama itu, diharapkan dapat memajukan kerajinan batik. Sebab, ini merupakan warisan leluhur,” ungkapnya.

Editor : Kholistiono

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

bupati pati e

Baliho Bakal Calon Bupati Pati Terpasang di Pohon Pakai Paku di Kudus

Selengkapnya →