Loading...
You are here:  Home  >  Headlines  >  Artikel ini

Empat Siswa SMK Banat Kudus Bawa Karya Bajunya ke Pusat Hongkong



Reporter:    /  @ 11:05:17  /  2 September 2016

    Print       Email
Empat orang siswa dari SMK NU Banat Kudus yang akan membawa karya-karya baju mereka, ke ajang Trade Centre CentreStage, Hongkong, dari tanggal 7-10 September 2016 mendatang. (foto instagram officialzelmira)

Empat orang siswa dari SMK NU Banat Kudus yang akan membawa karya-karya baju mereka, ke ajang Trade Centre CentreStage, Hongkong, dari tanggal 7-10 September 2016 mendatang. (foto instagram officialzelmira)

MuriaNewsCom, Kudus – Satu lagi torehan prestasi diperlihatkan para siswa di Kabupaten Kudus. Kali ini, empat orang siswa dari Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) NU Banat Kudus membawa hasil desain bajunya ke pusat kota Hongkong.

Keempat siswa itu, akan membawa karyanya ke ajang Trade Centre CentreStage, Hongkong, dari tanggal 7-10 September 2016 ini. Mereka mewakili brand product dari SMK NU Banat Kudus, Zelmira.  Empat siswa itu adalah Risa Maharani, Nadifa Royyana, Rania, dan Nia Faradiska.

Menurut Kepala SMK NU Banat Kudus Kasiyati, ajang ini adalah pameran dagang yang diselenggarakan di Hongkong. ”Kami akan mengeluarkan 100 karya dari siswa-siswa kami ke ajang itu. Dan ini adalah kesempatan emas bagi kami, untuk semakin memperkenalkan karya-karya anak-anak SMK NU Banat ke ajang internasional,” jelasnya kepada MuriaNewsCom, Kamis (1/9/2016).

Karya-karya yang akan dibawa ke ajang internasional ini, adalah karya-karya yang berkonsep ready to wear, dengan konsep baju yang memang simpel namun elegan. Termasuk di dalamnya mengangkat budaya lokal Kudus. Yakni memadukan karya-karya baju tersebut dengan batik Kudus.

Press conference terkait keberangkatan siswa SMK NU Banat ke ajang di Hongkong itu, digelar di Jakarta. Hadir dalam kesempatan itu, selain pihak sekolah, juga hadir Direktur PSMK H Mustaghfirin, Ali Charisma yang desainer dan pembimbing siswa SMK, dan Miranti Serad dari Djarum Foundation.

Atik, panggilan akrab Kasiyati, dengan program yang dijalankan bersama Djarum Foundation, membuat karya-karya anak didiknya itu bisa masuk ke dunia industri. ”Apalagi, siswa kami sudah diberi kesempatan untuk ikut serta di even internasional ini. Tentu membuat bangga kami semua,” ujarnya.

Siswa yang ikut dalam kegiatan ini, menurut Atik, akan memiliki gambaran tentang dunia fashion yang sedang ngetren saat ini. Termasuk juga makin mendekatkan diri dengan impian masing-masing anak itu, akan cita-cita mereka merambah ke dunia fashion yang lebih luas.

Dengan dukungan fasilitas, peningkatan kualitas guru, dan sinkronisasi kurikulum sesuai dengan kebutuhan industri, menurut Atik, membuat SMK jurusan tata busana itu, menjadi sekolah yang sangat kompetitif.

”Kami berharap dukungan penuh dari semua pihak. Sehingga karya-karya dari siswa SMK NU Banat Kudus bisa terus terangkat ke level nasional dan internasional. Dan kesempatan untuk pameran di Hongkong ini salah satunya,” imbuhnya.

Editor: Merie

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

bupati pati e

Baliho Bakal Calon Bupati Pati Terpasang di Pohon Pakai Paku di Kudus

Selengkapnya →