Loading...
You are here:  Home  >  Headlines  >  Artikel ini

MURI Berikan Rekor ke Tiga Pejabat Polres Kudus



Reporter:    /  @ 15:15:51  /  31 Agustus 2016

    Print       Email
kudus-polwan muria (e)

Jajaran Polres Kudus usai menerima rekor dari MURI terkait dengan sosialisasi dengan jumlah massa terbanyak, yang dilakukan di brak perusahaan Djarum, turut Desa Karangbener, Kecamatan Bae, Rabu (31/8/2016). (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

MuriaNewsCom, Kudus – Museum Rekor Indonesia (MURI) memberikan rekor baru untuk tiga orang pejabat di lingkungan Polres Kudus. Rekor itu didapatkan karena berhasil menggelar sosialisasi dengan jumlah massa terbanyak.

Pemberian rekor MURI itu dilakukan di brak Djarum, Desa Karangbener, Kecamatan Bae. Ketiga pejabat yang mendapatkan rekor itu adalah Kapolres Kudus AKBP Andy Rifai, Kasatlantas Polres Kudus AKP Aron Sebastian, dan anggota polisi wanita (polwan) Polres Kudus AKP Rahmawaty Tumulo.

Manajer MURI Sri Widayati mengutarakan, ketiga polisi yang mendapatkan penghargaan itu, karena berhasil mencatatkan sejumlah rekor. ”Ketiganya mendapatkan rekor dari apa yang sudah dilaksanakan sebelumnya,” jelasnya.

Sri mengatakan, kategori rekor terdapat empat jenis. Pertama adalah kategori pertama pembuat rekor, kedua kategori penemuan, ketiga unik, dan keempat adalah kategori langka.

Sedangkan untuk rekor MURI yang diberikan ke pejabat di Polres Kudus kali ini, masuk ke dalam kategori yang pertama. Di mana sebelumnya belum ada yang memberikan sosialisasi dalam jumlah massa banyak, dan dalam waktu yang bersamaan.

”Sebelumnya memang sudah digelar sosialisasi yang melibatkan massa yang banyak. Yakni dengan jumlah peserta sosialisasi sebanyak 30 ribu karyawan di sebuah perusahaan di Indoneia. Tapi kategorinya adalah sosialisasi narkoba,” terangnya.

Sementara untuk Kudus, Bedanya adalah peserta sosialisasi yang seluruhnya adalah perempuan dan merupakan buruh rokok. Dan materi sosialisasi yang berbeda, yakni soal aturan berlalu lintas dan perlindungan perempuan dan anak.

”Untuk Kudus sudah memenuhi semuanya untuk sebuah rekor. Kategorinya juga berbeda, yakni soal lalu lintas dan PPA, sesuai dengan permintaan dan tema rekor itu sendiri,” paparnya.

Dia menambahkan, sebelumnya di Kudus beberapa kali mendapatkan rekor MURI. Karena itu, Sri menilai jika Kudus termasuk daerah yang aktif. ”Namun untuk sosialisasi dengan jumlah massa yang banyak ini, baru kali pertama dilakukan,” imbuhya.

Editor: Merie

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

bupati pati e

Baliho Bakal Calon Bupati Pati Terpasang di Pohon Pakai Paku di Kudus

Selengkapnya →